thumbnail Halo,

Kini, PSS memulai lagi dari awal dengan menyeleksi beberapa pelatih untuk menggantikan Hanafi.

Kabar mengejutkan datang dari PSS Sleman. Kompetisi Divisi Utama PT LPIS belum bergulir, namun PSS sudah melakukan pemecatan terhadap pelatih Hanafi. Padahal, Hanafi baru beberapa pekan ditunjuk untuk menangani tim berjuluk Elang Jawa.

Bahkan, proses penunjukannya pun melalui jalan yang panjang. Manajemen sampai harus menyeleksi beberapa pelatih sebelum memilih Hanafi yang musim lalu mengarsiteki Madiun Putra. Menurut manajer Rumadi, diberhentikannya Hanafi tidak terlepas dari desakan suporter.

Gara-garanya, Hanafi membawa gerbang pemainnya dan mengabaikan pemain lama yang direkomendasikan pelatih sebelumnya, Widiantoro. Repotnya, pemain yang direkomendasikan merupakan produk lokal yang sudah lama bermain untuk PSS.

"Kami sesungguhnya sudah memberi arahan kepada pelatih. Kami memberi masukan siapa saja yang termasuk pemain lama, magang maupun dari tim U-21. Namun dalam perkembangannya, semua itu diabaikan," kata Rumadi kepada GOAL.com Indonesia.

"Puncaknya saat PSS beruji coba melawan Persisko. Dia lebih banyak menurunkan pemainnya. Namun, dia mengatakan kalau pemain lama tak perlu menjalani seleksi. Tapi kenyataannya memang berbeda. Akibatnya, suporter mempertanyakan kebijakannya. Suporter pun mendesak dia diberhentikan," lanjutnya.

Setelah dilakukan evaluasi, manajemen pun memberhentikannya. Kini, PSS memulai lagi dari awal dengan menyeleksi beberapa pelatih untuk menggantikan Hanafi.

"Pemilihan pelatih baru tidak akan mengganggu program persiapan tim. Lagipula, pembukaan liga diundur sehingga kami masih memiliki waktu persiapan. Lagipula, klub-klub DU masih banyak yang belum siap," jawab Rumadi. (gk-51)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait