thumbnail Halo,

Menurut Limbong, pihaknya berhak mencabut sanksi.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Penangung Jawab timnas, Bernhard Limbong, mengatakan proses sanksi kepada pemain yang tidak memenuhi pemanggilan untuk pemusatan latihan di Medan bisa diputihkan dengan islah.

Hal ini diungkapkannya saat berkunjung ke Medan melihat timnas Senior Pra Piala Asia 2015 di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara (USU), Senin (21/1).

"Hari ini saya akan kembali ke Jakarta, soal sanksi ke pemain yang tidak mau gabung timnas sesuai aturan. Harus disanksi. Sanksinya variatif, misalnya tidak bisa memperkuat timnas dua atau tiga tahun. Ujungnya kasihan pemain itu menjadi korban, tapi mestinya pemain juga sadar risiko," ungkapnya.

Dari 52 pemain, menurut Limbong akan disanksi sekitar 14 pemain.

"Ya dari yang 52 itu minus 28 [plus Irfan Bachdim]. Enggak ada pengecualian, tentu saja sanksinya variatif. Hari ini lihat saja website PSSI apa sanksinya," tegasnya.

Soal peluang hadirnya Bambang Pamungkas, Limbong tak banyak komentar.

"Bepe masih ngurus itu. Ya itulah saya katakan. ISL dan IPL goblok, kita ribut. Padahal, sama-sama enggak bayar gaji," lanjutnya.

Namun, sanksi ini bisa ditiadakan. Menurut Limbong, sebagai pria yang juga di bidang komisi disiplin PSSI ini, pihaknya berhak mencabut sanksi.

"Kalau dia [pemain] masuk ya diputihkan, asal ada satu islah semua bisa dibikin. Kebetulan aku juga Ketua Komisi Disiplin. Ibaratnya, kau yang memulai kau yang mengakhiri. Aku yang menghukum aku bisa juga mencabutnya [sanksi]," bebernya.

Berbeda dengan pernyataan pelatih Nil Maizal yang akan menentukan 23 pemain untuk dibawa lawan Irak setelah uji coba lawan Semen Padang (24/1),  Limbong menegaskan pihaknya akan memutuskan 23 pemain Selasa (22/1). Setelah penentuan tersebut, pihaknya tidak akan menerima pemain datang lagi untuk sesi pertama persiapan lawan Irak di Grup C, Februari mendatang.

"Besok pemain sudah ditentukan, saya rasa sudah cukup.  Karena sepakbola permainan tim. Kalau tiba-tiba masuk lagi [pemain], sekaliber Alex Ferguson pun pelatihnya enggak akan bisa, karena ada bahasa tubuh, komunikasi lapangan dan lainnya harus dikomunikasi dalam latihan," jelasnya.

Setelah lawan Irak, lanjutnya jumlah pemain akan kembali dibuka tutup, karena sekarang sehari sebelum tanding masih bisa pemain lain gabung, sepanjang didaftar 52.

"Jadi nanti sebulan sebelum tanding yang 52 kita ubah lagi. Ada yang keluar dan ada yang dimasukkan. Misalnya dari PON, Langkat, Lubukpakam," bebernya. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait