thumbnail Halo,

Pro Duta, menurut Nil bermain cukup bagus, terutama tekanan di babak pertama.


LIPUTAN   NINA RIALITA     DARI     MEDAN    
Skuat Timnas Indonesia Pra Piala Asia hanya berimbang imbang 0-0 melawan Pro Duta dalam simulasi di Stadion Universitas Sumatera Utara, Sabtu (19/1).

Permainan skuat asuhan Nil Maizar sepanjang pertandingan kurang memuaskan. Terutama pada babak pertama yang berada dalam tekanan Pro Duta. Klub berjuluk Kuda Pegasus yang diplot memainkan gaya lawan timnas di Pra Piala Asia, Irak, mampu menekan dan menggagalkan semua peluang gol.

Pelatih Timnas Senior Pra Piala Asia, Nil Maizar tidak memperhatikan hasil akhir dalam simulasi ini. Menurutnya, dua targetnya di laga ini sudah berhasil dicapai. "Target kami ada dua, pertahanan dan menyerang. Itu sudah tercapai. Ada sepuluh counter attack, peluang yang tiga diantaranya harus berbuah gol," ujarnya.

Timnas  bermain dalam tekanan Pro Duta pada babak pertama, meski begitu ada dua peluang yang tercipta dari Andik Vermansyah, namun bisa digagalkan Yudha Hananta, kiper Pro Duta.  Pada babak kedua, Pro Duta mulai mengendurkan tekanan dan memberi ruang pada skuat timnas untuk menyusun serangan. Hal ini dimanfaatkan oleh skuat Nil Maizar untuk mengancam gawang tim lawan. Namun, apiknya penampilan kiper Pro Duta Yudha Hananta membuat tiga peluang timnas baik dari Andik dan Vendry Mofu yang harusnya berbuah gol dimentahkan.

Kelemahan timnas, lanjut Nil Maizar hanya pada penyelesaian akhir dari peluang ada. "Ya harusnya gol tapi enggak gol. Kalau untuk pertahanan sudah cukup," timpalnya.

Pro Duta, menurut Nil bermain cukup bagus, terutama tekanan di babak pertama. "Pressure babak pertama sangat kelihatan. Babak kedua, kami pressure mereka. Jadi gantian," ungkapnya.

Dari pertandingan ini, Nil akan mengevaluasi lini. Pemusatan latihan di Medan yang hanya tinggal satu minggu akan fokus pada taktikal strategi. "Semua lini akan dievaluasi, sedangkan secara umum untuk kekompakan pemain sudah baik," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Pro Duta Roberto Bianchi pertandingan lawan timnas menyulitkan timnya. Namun, 30 menit babak pertama permainan timnya sangat bagus. "Kami menguasai pertandingan dengan sangat bagus di babak pertama dengan pressure yang kami buat juga panas tadi pagi," ungkapnya.

Pada babak kedua, pelatih yang akrab disapa Beto ini mengaku memberikan ruang lebih banyak ke timnas. "Dan itu mereka (timnas) manfaatkan. Tapi saya senang target untuk buat susah timnas tercapai. Kami jalankan tugas dengan baik. Untuk pemain saya, bermain bagus, mereka pasti akan lebih percaya diri ke depan. Mereka pemain muda dan butuh jam terbang," bebernya.

Beto menambahkan, kalau boleh memilih salah satu pemainnya yang tampil terbaik, pemain itu adalah kipernya, Yudha Hananta. "Man of the match adalah Yudha. Karena dia bisa menggagalkan banyak peluang lawan," tuturnya.

Tentang timnas, Beto punya pendapat pribadinya. "Opini saya, waktu kita pressing dengan bagus. Mereka susah berkembang.  Saya pikir  dia (Nil Maizar) harus perbaiki. Tapi, saya percaya, pelatih sudah tahu dan bisa bekerja lebih keras lagi untuk menghadapi irak," pungkasnya. (gk-38)

Susunan Pemain:
Timnas: Endra Prastya (gk), Raphael Maitimo, Wahyu Wijiastanto, Hamdi Ramdan/Nopendi, Novan Setya, Venry Mofu, M Taufiq, Andsik Vermansyah, Hendra Bayau/Okto Maniani, Agung Suprianto/Rasyid Assaid, Mario Aibekop
Pelatih : Nil Maizar

Pro Duta: Yudha Hanata (gk), Herdiansyah, M Syamsir, Suyanto/Saralim, M Rifqi, A Majid/Raul Setiawan, Faisal Azmi, Agus Pranoto/Amran, Tino Ardila/Arif Sajali,  Rahmat Hidayat, Yusuf Efendi/Gozali Muharram.
Pelatih : Roberto Bianchi

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait