thumbnail Halo,

Pertandingan kedua tim berlangsung sengit dan penuh insiden pelanggaran.


LIPUTAN    NINA RIALITA     DARI     MEDAN   
Skuat PSMS Medan Divisi Utama LPIS bermain imbang 2-2 saat menjamu Penang  FA di Stadion Kebun Bunga, Jumat (18/1) sore. Dua gol PSMS dicetak oleh tendangan bebas Juanda Mayadi menit 35 dan Saktiawan Sinaga menit 62. Dua gol tim lawan oleh gol bunuh diri Irwanto menit 65 dan  Amir menit 76.

Pertandingan kedua tim berlangsung sengit dan penuh insiden pelanggaran.  Wasit bahkan mengeluarkan tiga kartu kuning dan dua kartu merah. PSMS menerima tiga kartu kuning (Saktiawan Sinaga/19, Erwinsyah Hasibuan/50, Ary Yuganda/60), kartu merah (Saktiawan Sinaga/87). Kartu merah untuk Penang FA diterima kiper, Fazreen menit 34). Namun, meski dua kartu merah, pertandingan tetap berjalan masing-masing dengan 11 pemain, karena kesepakatan kedua tim.

Usai pertandingan yang disaksikan Ketua PSSI Djohar Arifin, pelatih dari kedua tim mengaku lapangan buruk sehingga permainan tidak berjalan baik. "Lapangan sangat buruk, pemain tak bisa maksimal. Kondisi ini dialami kedua tim. Dan, jika lapangan bagus, suporter yang hadir hari ini bisa menyaksikan pertandingan yang lebih baik. Tapi saya senang dengan atmosfer pertandingan, pemain-PSMS Medan juga punya stamina yang bagus," ungkap  Marzaqua Abdul Razak, pelatih kepala Penang FA.

Pelatih asal Maroko ini menambahkan, banyaknya insiden pelanggaran antarpemain adalah normal. Meskipun, Razak sempat terlihat berdiri dari bangkunya saat Saktiawan Sinaga melakukan tekel keras terhadap pemainnya di babak pertama. "Saya pikir hal itu (benturan) masih normal. Hanya saja, PSMS memang terlalu antusias menghadapi kami," beber pelatih yang juga mantan pemain Pulau Pinang FC. Razak menambahkan laga ini juga untuk persiapan timnya di divisi tiga Liga Malaysia, 17 Februari.

Presiden Pulau Pinang, Mohd Foaz Bin Hamid menambahkan senang dengan laga ini. "Saya sudah dengar klub ini punya banyak pemain hebat. Bahkan tim kamipun takut saat tahu akan berujicoba dengan PSMS. Ke depan kami berharap, PSMS mau bermain ke Malaysia," tuturnya.

Sedangkan, pelatih PSMS Abdul Rahman Gurning, tak bisa membantah kekurangan timnya terutama di lini tengah, sehingga tidak bisa memaksimalkan pertandingan dengan kemenangan. Namun, dia tetap menyuarakan soal lapangan Kebun Bunga yang tidak memadai untuk laga internasional. "Permainan tim kurang maksimal karena lapangan yang kurang bagus. Situasi ini sangat mempengaruhi hasil. Ada beberapa peluang yang gagal jadi gol karena permukaan lapangan bergelombang," ungkapnya.

Gurning menegaskan, dari keenam uji coba yang sudah dilalui skuatnya, laga lawan Pulau Pinang yang terburuk dari sisi permainan timnya. "Pertandingan ini adalah yang terburuk. Anak-anak kurang percaya diri mungkin karena lawan dari luar.  Seharusnya tidak perlu menganggap tim-tim luar itu lebih hebat. Di babak pertama permainan kami sangat buruk, kerjasama tim sangat kurang, apalagi di lini tengah, sehingga aliran bola tidak sesuai. Seandainya anak-anak main seperti di lima uji coba sebelumnya, permainan akan menarik," paparnya.

Pulang Pinang, lanjut Gurning secara keseluruhan bermain bagus, terutama skema serangan dan kerja sama tim. Padahal diperkuat mayoritas pemain muda.  "Sangat terlihat, mereka sudah terlatih melakukan skema permainan rapi seperti itu. Beruntung, kami masih punya waktu sisa sebelum kompetisi untuk memperbaiki tim," beber mantan arsitek PSPS ini.
ol menit 76, Malaysia menyamakan kedudukan lewat tendangan jarak jauh oleh Amer dengan serangan balik.

Sebelum laga dua tim, laga amal untuk  mantan kiper PSMS dan timnas, almarhum Taufik Lubis, mempertemukan Mantan PSMS versus Mantan PSDS berakhir imbang 1-1. PSDS unggul lebih dulu lewat gol Ansyari Lubis pada babak pertama dan PSMS lewat Sugianto menyamakan kedudukan. (gk-38)

Susunan Pemain
PSMS :  Yuda Andika (kiper), Novi Handriawan, Irwanto Tampubolon/Sugiono (66'), Erwinsyah Hasibuan/Ary Yuganda (55'), Rommy Agustian, Edi Syahputra/Safri Koto (55'), Juanda Mahyadi/M Antony (77'), Donny Fernando Siregar/Ahmad Junaidi (83'), Zulkarnain, Saktiawan Sinaga (C), Anton Irawan/Ade Chandra Kirana (66')
Pelatih : Abdul Rahman Gurning

Pulau Pinang : Fazreen/Solehin (35), Ismail, Matsani, Bob Darwira (C)/Amer (70), Hesam, Safwan, Syarif, Giri/Khairun (41), Basar, Zulhadi, Novizal
Pelatih : Marzaqua Abdul Razak

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait