thumbnail Halo,

Pemain Persipura diingatkan agar jangan terlalu melakukan protes kepada wasit.


LIPUTAN     DOMINGGUS A MAMPIOPER     DARI    JAYAPURA   
Mantan striker Persipura era 1980 an, Daniel Mauri menilai mantan striker Persidafon Patrick Wanggai belum padu bermain atau berpasangan dengan Boaz T Solossa di lini depan Persipura. Ada beberapa kali terjadi salah pengertian dan saling menunggu antara Patrick dan Boaz.

“Saya melihat justru masuknya Pahabol  menggantikan Patrick Wanggai membuat Boaz semakin leluasa dalam bergerak mencari ruang di lini depan,” kata Mauri kepada GOAL.com Indonesia di Jayapura, Kamis(17/1).

Dia menambahkan Pahabol mampu membuka ruang bagi Boaz . ”Saya melihat semua lini sudah bagus hanya saja Octavio Dutra masih bermain lamban untuk menjaga lini belakang,” katanya seraya menambahkan mestinya Ricardo Salampesy yang bermain pada posisi Dutra sebagai bek tengah.

Mauri juga mengingatkan pemain Persipura agar jangan terlalu melakukan protes kepada wasit karena bagaimanapun keputusan wasit tak bisa diganggu gugat. ”Saya menilai ini sebagai taktik agar pemain Persipura sibuk memrotes wasit tanpa menjaga daerah pertahanan sehingga mudah ditembus tim lawan,”katanya.

Menanggapi soal Persipura akan berhadapan melawan Persita Tangerang pada Minggu (19/1) nanti di Kuningan, menurut Mauri peluang Persipura untuk mencuri poin di Persita sangat besar asal saja jangan terlalu menganggap enteng tim asuhan Elly Idris.

Sementara itu Kapten Persipura  Boaz Solossa mengatakan tak keberatan kalau gaji mereka dipotong 20 persen  dan tetap membawa Persipura bisa meraih point serta meraih gelar ke empat bagi Persipura di ISL 2012-2013.

Patrick Wanggai juga tak keberatan dengan pemotongan gaji 20 persen sebab baginya yang terpenting di sini bagaimana membawa Persipura menang dan bisa meraih gelar juara.

Perusahaan tambang terbesar di Papua, PT Freeport sendiri telah mengelontorkan dana kepada tim bertajuk Mutiara Hitam sebesar Rp18 Miliar. Sedangkan menurut Ketua Umum Persipura Benhur Tommy Mano  tim Mutiara Hitam sendiri sebenarnya membutuhkan dana sebesar Rp33 Miliar guna membayar kontrak pemain, gaji dan transportasi, akomodasi dan lainnya.(gk34)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait