thumbnail Halo,

Duel ini juga sebagai pembuka bergulirnya kompetisi IPL musim 2012/13.


LIPUTAN   RIZAL MARAJO     DARI    PADANG    
Stadion H. Agus Salim Padang, akan menjadi venue pertandingan antara Semen Padang FC versus Persibo Bojonegoro, dalam Laga bertajuk Community Shield. Duel ini akan dilaksanakan 11 Februari 2013 mendatang.

Laga khusus ini yang mempertemukan juara Indonesian Premier League (IPL), dalam hal ini SPFC, versus Persibo sebagai juara Piala Indonesia (PI) musim 2011-2012. Duel ini juga sebagai pembuka bergulirnya kompetisi IPL musim 2012/13.

Ditetapkannya Padang sebagai tuan rumah, dibenarkan oleh CEO PT. KSSP, Erizal Anwar. Kepada GOAL.com Indonesia, Kamis (17/1), Erizal yang baru saja mengikuti CEO meeting IPL di Jakarta menyebutkan, permintaan SPFC untuk menggelar Community Shield di Padang di terima oleh CEO PT. LPIS dan CEO klub-klub IPL lainnya.

"Permintaan kita ditanggapi positif oleh CEO PT. LPIS, Widjajanto serta peserta untuk bisa menjadi tuan rumah Community Shield," tutur Eriza.

Dijelaskannya, jadwal laga mempertemukan dua tim juara musim lalu itu memang dimundurkan. Rencana awalnya dijadwalkan pada 9 Februari. tapi SPFC keberatan di tanggal itu, karena empat pemain mereka tengah bergabung di camp Timnas senior di Medan.

"Setelah dijelaskan alasan kita, PT. LPIS serta klub yang hadir sepakat jadwal dimundurkan pada 11 Februari. Kabar baiknya, kita diberi kesempatan yang jadi tuan rumah. Media partner MNC Grup pun sepakat pertandingan di Stadion Agus Salim," jelas Erizal.

Soal hasil pertemuan CEO klub IPL, hal lain yang dibicarakan adalah  soal jadwal kompetisi musim 2013, yang  berkemungkinan masih ada perubahan. Ada beberapa revisi terkait jadwal dua tim yang mempergunakan stadion yang sama.

"Persema Malang dan Arema FC misalnya, mereka mempergunakan home base yang sama yakni Stadion Gajayana. Di draft, ada jadwal kedua tim itu bersamaan menjamu tamunya. Hal-hal seperti ini akan diperbaiki."ujar Erizal, seraya menyebut kick-off kompetisi tetap pada 16 Februari.

Pada rapat CEO IPL, Rabu (16/1) malam itu, juga hadir investor asal Amerika Serikat, News Corporation. Perwakilan investor itu mengutus Sarah Harden, Director Partnership and Devolopment Asia News Corporation.

Disebutkan, pihak investor itu siap menyuntikan dana USD25-30 juta dengan durasi 30 tahun. Namun akan ditinjau setiap 4 atau 5 tahun sekali. Mereka menjanjikan hadiah bagi juara sebesar USD1 juta atau setara dengan Rp9,6 miliar. Selain itu, klub peserta IPL akan disubsidi Rp2,5 sampai 5 miliar. Namun para CEO klub meminta tahap awal atau dipanjar Rp1 miliar per klub.

Tidak kalah pentingnya dalam rapat itu, menurut Erizal, pihak regulator mengharapkan kepada klub, minimal satu pemain u-21 di setiap pertandingan bisa diturunkan. "Soal aplikasi di lapangan nantinya memang dipulangkan kepada pelatih. Itu sekadar imbauan," tuturnya.(GK-33)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait