thumbnail Halo,

Meski kecewa, Persema menghormati itikad baik yang dilakukan oleh Bima Sakti, dan menurut manajemen, Bima Sakti menerima pinangan salah satu tim IPL


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM     DARI  MALANG    
Digadangkan menjadi panutan pemain muda dengan kharismanya, Bima Sakti Tukiman akhirnya mundur dari tim Persema Malang. Pengunduran diri itu disampaikan langsung oleh Bima Sakti usai latihan di Lapangan Dirgantara Lanud Abdurrahman Saleh, Malang, Rabu (16/1).

Bima sendiri berpamitan baik-baik kepada pemain dan manajemen, dia emberikan pesan kepada seluruh pemain Persema yang dihuni oleh anak-anak berusia dibawah 20 tahun. Menurutnya untuk menjadi pemain besar, pemain harus berusaha dengan keras dengan latihan serta punya tekad untuk meraihnya.

Dari manajemen, meski merasa ikhlas akan kepergian Bima Sakti. Namun nampaknya masih merasa berat karena Bima bakal dijadikan panutan untuk membina pemain muda.

"Bima Sakti sebenarnya sangat disayangkan bisa pindah, sebab dirinya oleh pelatih bakal dijadikan sebagai panutan untuk para pemain muda di tim ini, namun nampaknya dia memilih pindah karena ada tim IPL lain yang tertarik merekrutnya," kata Farnia Ramadhani dalam rilis resmi manajemen yang diberikan kepada GOAL.com Indonesia.

Meski tanpa menyebutkan identitas tim IPL yang dimaksud, besar kemungkinan tim itu adalah Persepar Palangkaraya, sebab dari media lokal di Kalimantan Selatan memang dikatakan Bima sudah deal dengan tim yang baru promosi itu. Alasan lain keinginan Bima untuk hengkang adalah ingin dekat dengan keluarga besarnya yang banyak bermukin di Borneo.

Kini, hanya ada tiga pemain senior saja yang mau bertahan di tim berjuluk Laskar Ken Arok itu, mereka adalah Sukasto Efendi, Dwi Agung, dan M Kamri. Ketiganya adalah modal Persema untuk membantu mengembangkan karir pemain muda milik Persema.

Sebelumnya, akibat kesulitan dana dan ingin mengembangkan potensi lokal, Persema akhirnya tidak melakukan kontrak pemain dengan nilai besar. Pemain yang diseleksi dan diambil tim yang berkandang di stadion Gajayana itu berasal dari 48 klub internal yang berkompetisi dibawah naungan Pengcab PSSI Kota Malang. Diharapkan banyak potensi lokal yang bisa dikembangkan, termasuk munculnya bakat baru untuk berlaga di level Nasional. (gk-48)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait