thumbnail Halo,

Andik Vermansyah yang sebelumnya demam sudah kembali berlatih.


LIPUTAN    NINA RIALITA     DARI     MEDAN   
Pelatih Timnas Senior Indonesia, Nil Maizar mengharapkan simulasi lawan Pro Duta, Sabtu (19/1) bisa menguntungkan persiapan timnya lawan Irak di Pra Piala Asia. Menurut Nil, Pro Duta akan memainkan permainan yang mendekati gaya main Irak.

"Kami harapkan, simulasi ini bisa menjadi bahan timnas ke Irak dan sesuai apa yang kita harapkan. Paling tidak, Pro Duta bisa mendekati permainan Irak," ujarnya usai memimpin latihan di Stadion Mini USU, Rabu (16/1).

Menghadapi Pro Duta, skuat Timnas diharapkan dalam keadaan fit.  Dalam lanjutan latihan, Rabu pagi Andik Vermansyah yang sebelumnya demam sudah kembali berlatih dan ikut dalam game internal. Sayangnya, giliran pemain lain Okto Maniani absen, lantaran sakit. “Okto sakit, satu atau dua hari ini sudah bisa kembali berlatih,” lanjutnya.

Selain, Okto, pemain yang baru tiba di Medan Rafael Maitimo juga tidak ikut berlatih. Pemain naturalisasi tersebut hanya berada di pinggir lapangan dengan kostum latihan. Total sudah 27 pemain yang ikut pemusatan latihan, Nil masih menunggu Irfan Bachdim yang prediksi tiba dalam minggu ini. “Maitimo baru sampai ke Medan Selasa sore pukul 16.00 WIB. Masih sedikit jetlag. Mungkin besok sudah bisa ikut latihan normal. Tadi hanya jaga kondisi saja dulu,” bebernya.

Maitimo yang diwawancarai usai latihan mengatakan keterlambatannya bergabung dalam pemusatan latihan, karena pulang ke Belanda dan liburan bersama keluarganya. “Ini pertama kalinya saya ke Medan. Cuacanya bagus, walau sedikit panas dari Jakarta. Saya tidak bisa gabung di minggu pertama, karena balik ke Belanda dan saya menghabiskan waktu bersama keluarga di sana,” timpalnya.

Untuk menghadapi Irak, pemain bek ini mengatakan skuat Indonesia harus mempersiapkan tim dengan bagus. “Tidak hanya untuk lawan Irak, persiapan tim dengan baik juga untuk tim-tim lainnya,” tegasnya.

Sementara itu, di tempat terpisah, Pelatih Pro Duta FC, Roberto Bianchi menjelaskan laga Sabtu mendatang, bukan pertandingan biasa untuk timnya. “Karena kami akan bermain seperti Irak. Saya sudah mempelajari tim Irak dengan melihat video dan Pro Duta akan memainkan permainan yang sama dengan Irak. Ini untuk membantu persiapan timnas. Kami ingin timnas punya persiapan yang bagus dan pelatih Nil akan bisa sukses,” jelasnya kepada GOAL.com Indonesia.

Pelatih yang akrab disapa Beto ini mengatakan akan bertemu dengan Nil Maizar untuk mempersiapkan laga tersebut.  Secara umum, dari yang sudah dipelajarinya, gaya permainan Irak punya kelemahan di taktik pertahanan. Barisan belakangan Irak, lanjutnya tidak rapi dan punya banyak posisi ruang kosong yang bisa dimanfaatkan barisan depan lawan.

“Irak akan bermain dengan pola 4-3-2-1 dan pola ini akan berubah menjadi  4-3-3. Kami akan mencoba melakukan seperti yang Irak lakukan,” beber pelatih warga negara Spanyol ini.

Faizal Azmi, gelandang Pro Duta menyambut baik pertandingan ini, dia berharap dengan laga ini ada kesempatan bagi pemain klub berjuluk Kuda Pegasus ini dipantau Nil Maizar. “Ini batu lonncatan buat kami, agar bisa dipantau dan berkesempatan masuk timnas baik itu timnas U-23,” pungkas mantan pemain PSMS ini. (gk-38)
Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait