thumbnail Halo,
Manajer Persidafon Tunggu Janji PT LI

Manajer Persidafon Tunggu Janji PT LI

Dominggus A Mampioper

Dari data yang dirilis APPI, Persidafon termasuk salah satu klub yang masih menunggak gaji pemain dan pelatihnya.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK    
Sebelum pertandingan kontra tuan rumah Gresik United, terdengar kabar jika para pemain Persidafon Dafonsoro belum mendapatkan haknya. Tapi semua terhentak, saat tim berjuluk Gabus Sentani tersebut mampu mengukir gol lebih dulu, sebelum akhirnya kalah 2-1 pada pertandingan yang digelar di Stadion Petrokimia, Selasa (15/1).

Persidafon mampu mencuri gol lebih dulu, saat pertandingan baru berjalan 17 menit. Adalah kapten tim Persidafon Eduard Ivakdalam, yang mencatatkan namanya di papan skor, setelah menyelesaikan rangkaian skema serangan balik cepat.

“Memang benar, para pemain kami belum gajian. Sebab kami masih menunggu realisasi dari PT Liga Indonesia (selaku operator kompetisi Indonesia Super League, red), yang akan mengambil alih dan melunasi tunggakan gaji pemain musim lalu. Kami berharap itu bisa segera dicairkan, mengingat para pemain dan pelatih juga butuh penghidupan untuk keluarganya,” ujar manajer Persidafon Iwan Nazarudin kepada GOAL.com Indonesia.

Dari data yang dirilis oleh Asosiasi Pemain Sepakbola Profesional Indonesia (APPI), Persidafon memang termasuk salah satu klub yang masih menunggak gaji para pemain dan pelatihnya. Alasan itu pula yang ditenggarai, membuat ‘Bejo’ Sugiantoro dan Rasmoyo belum bergabung bersama tim.

Kan sudah saya katakan tadi, ya termasuk itu juga (belum gabungnya Bejo dan Rasmoyo). Kalau dana itu turun, saya pastikan bila keduanya akan langsung bermain. Mereka sudah ngomong ke saya kok, mereka berdua juga sudah kami daftarkan ke PT Liga sebagai pemain Persidafon musim 2012/13. Kami berharap, PT Liga mengerti hal ini, kalau tidak segera dicairkan, kami khawatir takkan bisa melanjutkan musim ini,” jelas Iwan.

Saat menghadapi Gresik United, Persidafon hanya diperkuat oleh satu punggawa asing saja. Dia adalah Juan Marcello Cirelli, yang menempati posisi sebagai stopper. Meski begitu, semangat bertanding para pemain Persidafon patut diacungi jempol, lantaran mereka tampak serius melakoni pertandingan, meski berada dalam tekanan non teknis tersebut.

“Kami berterima kasih kepada para pemain, yang telah begitu bersemangat bermain, meski mereka belum gajian. Salut buat pemain kami, yang telah bekerja keras dalam pertandingan ini. Mampu curi gol lebih dulu, tapi kemudian kalah. Tapi tidak apa-apa, para pemain telah berbuat maksimal. Mungkin keadaan akan berbeda, bila kami tidak terbebani oleh masalah finansial ini,” tuturnya.

Pada kesempatan sebelumnya, pelatih Persidafon Erenst Pahelerang masih coba menutupi kenyataan ini. Ia memilih menjawab pertanyaan yang mengarah pada hal tersebut, dengan jawaban yang diplomatis. Pada sesi uji lapangan sehari sebelum pertandingan, Erenst menyatakan, bila Rasmoyo belum bisa bergabung bersama tim lantaran didera penyakit. Sementara Bejo, harus menyelesaikan urusan keluarga di Surabaya. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait