thumbnail Halo,

Roy menegaskan, pihaknya tidak akan keluar dari jalur MoU, serta tak segan-segan untuk membubarkan PSSI dan KPSI.


OLEH    DONNY AFRONI

Menteri pemuda dan olahraga (Menpora) Roy Suryo akan berpatokan kepada memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani PSSI dan KPSI melalui joint committee di Kuala Lumpur tahun lalu untuk menuntaskan kisruh sepakbola nasional.

Penandatanganan MoU untuk menyelesaikan konflik sepakbola Indonesia dilakukan di Kuala Lumpur di hadapan taskforce AFC. Dari MoU itu, hadir empat butir kesepakatan yang akan digunakan untuk menuntaskan kekisruhan.

“Untuk kasus PSSI, saya akan menjalankan sesuai MoU. Saya tidak akan keluar dari MoU dalam penyelesaian kisruh sepakbola Indonesia,” tegas Menpora.

“Saya juga telah melakukan komunikasi dengan ketua Komite Olahraga Indonesia [KOI] Rita Subowo untuk menentukan langkah-langkah berikutnya.”

“Saya akan lihat langkah-langkah yang selama ini telah dilakukan oleh KOI, KONI dan juga hasil dari tugas gugus tugas yang kemarin telah dibubarkan oleh Pak Agung Laksono.”

Roy menambahkan, ia juga akan mencoba mencari masukan dari sejumlah orang yang pernah menjabat sebagai Menpora seperti Adhyaksa Dault, Hayono Isman dan Andi Mallarangeng.

“Negara harus berani membuat keputusan. Sudah banyak rekomendasi dan keputusan. FIFA memberi target sebelum 16 Maret sudah harus selesai. Yang satu mengaku de jure, sementara KPSI mengaku de facto. Ini harus diselesaikan. Pembubaran termasuk salah satu pilihan”

“Insya Allah berbekal dukungan masyarakat, kita selamatkan sepakbola.”

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait