thumbnail Halo,

Konflik dan dualisme federasi masih membayangi timnas.

Tim nasional masih tanpa pemain Indonesia Super League (ISL). Meski pelatih timnas Nil Maizar sudah memasukkan pemain dari ISL, namun tidak ada satu pun yang bersedia bergabung. Mereka terfokus di kompetisi ISL yang sudah bergulir sejak awal Januari lalu.

Tanpa pemain ISL, pelatnas timnas di Medan dihuni pemain dari Indonesia Premier League (IPL). Padahal Indonesia tengah mempersiapkan diri menghadapi kualifikasi Piala Asia 2015. Konflik dan dualisme federasi masih membayangi timnas. Kondisi ini membuat mantan striker timnas Rocky Putiray prihatin.

Menurutnya bila tidak adas perubahan, timnas akan menjadi bulan-bulanan lawan-lawannya. Bagaimana tidak. Indonesia bergabung di Grup C. Di grup itu bercokol tiga raksasa sepak bola Asia, Irak, China dan Arab Saudi. Di antara mereka, Indonesia hanya tim gurem.

"Saat PSSI tidak ada persoalan, prestasi timnas kita di level Asia saja tidak bagus. Lalu bagaimana dengan kondisi PSSI seperti sekarang ini. Indonesia sekadar menjadi partisipan di kualifikasi Piala Asia," kata Rocky Putiray.

Indonesia memang masih sebatas partisipan di level Asia. Meski demikian, Indonesia boleh bangga karena menjadi salah satu tim dari Asia Tenggara yang termasuk langganan di Piala Asia. Namun bila PSSI dan KPSI tidak bersatu, Indonesia diyakini bakal tersingkir di kualifikasi.

"Bila timnas jadi satu saja masih sulit menghadapi mereka, bagaimana bila pelatih Nilmaizar harus mengandalkan pemain dari IPL. Lihat saja bagaimana kemampuan mereka di Piala AFF. Dengan tim yang tidak jauh berbeda, mereka bisa dibantai," ujarnya.

Pada tahun lalu, Indonesia menorehkan catatan hitam karena kebobolan 10 gol pada laga kualifikasi Piala Dunia 2014. Timnas dibantai Bahrain 10-0. Bahkan pada menit-menit awal, gawang Indonesia sudah kemasukan gol.

"Rekor kemasukan gol bisa tercipta. Semoga ini tidak terjadi," kata Rocky lagi. Rocky menilai kehadiran pemain ISL memang tak menjamin Indonesia bisa lolos kualifikasi. Namun setidaknya Indonesia bisa memberi perlawanan, terutama saat bermain di kandang sendiri. (gk-51)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait