thumbnail Halo,

Tiga poin tetap menjadi target Gresik United.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  LAMONGAN    
Meskipun Persidafon Dafonsoro baru saja mengalami kekalahan telak dari Arema, di laga perdananya di pentas Indonesia Super League (ISL) musim 2012/13. Namun tampaknya, Gresik United takkan meremehkan kekuatan calon lawannya tersebut, kala kedua tim bentrok di Stadion Petrokimia, Selasa (15/1) besok.

Pelatih kepala Gresik United Suharno menyatakan, sudah menyiapkan dua strategi bermain yang berbeda bagi tim arahannya saat menjamu Persidafon. Hal itu dikarenakan, mereka ingin mengemas poin sempurna kala tampil di hadapan para pendukungnya sendiri, yang mempunyai julukan Ultrasmania.

“Ada dua strategi yang sudah saya persiapkan lawan Persidafon, yakni 4-4-2 dan 4-3-3. Nanti akan kami lihat situasi terakhir, mana yang lebih cocok, itu yang akan diterapkan. Tidak menutup kemungkinan juga, kedua strategi itu kami pakai saat pertandingan. Tidak ada masalah, kami sudah beberapa kali mencoba dua strategi itu dalam beberapa kali uji tanding,” ujar Suharno kepada GOAL.com Indonesia.

Bila menilik pada laga sebelumnya lawan Persiram, bila memakai format 4-4-2, maka besar kemungkinan Suharno akan menurunkan duet Aldo Barreto dan Risky Novriansyah di depan. Sementara jika memakai tiga penyerang, maka kemungkinan besarnya adalah mendorong Matsunaga Shohei ke depan. Dengan sosok penyerang lubang, mengarah pada diri Siswanto.

"Yang pasti, menghadapi Persidafon ada perubahan komposisi pemain dan strategi. Tinggal lihat siapa pemain yang siap diturunkan. Saya rasa, para pemain tidak akan canggung kala mempraktekan kedua formasi ini di lapangan, karena mereka sudah memahami dan terbiasa dengan kedua pola tersebut. Tapi soal siapa yang bakal turun, tak bisa saya sebut sekarang, karena sama saja dengan membocorkan strategi ke pihak lawan dong," elak Suharno.

Pelatih asal Malang ini juga mengungkapkan, agar pemainnya tak over confidence dan meremehkan kekuatan Persidafon. Meski tim berjuluk Gabus Sentani itu, baru saja dikalahkan oleh Arema dengan skor telak.

"Para pemain hendaknya jangan takabbur lebih dulu. Kekalahan Persidafon 2-5 atas Arema, bukan dilihat hasilnya dan jangan meremehkan mereka. Saya menekankan, agar para pemain dapat bermain di kandang sebaik mungkin," harapnya.

Diakui oleh Suharno, kendati mengalami kekalahan telak, Persidafon tetap patut diwaspadai. Karena, meski dinilai mempunyai pertahanan yang agak rapuh, namun Persidafon mempunyai deretan pemain berbahaya di barisan depan. Sosok Jaelany Aray Yekerek dan Anis Nabar dipantau Suharno memiliki kecepatan, dan mereka akan disokong oleh playmaker berpengalaman Eduard Ivakdalam.

“Eduard punya visi bagus dalam bermain, ia juga kerap menjadi penyuplai umpan-umpan matang bagi penyerang Persidafon. Apalagi, Persidafon punya striker tajam dan cepat seperti Yekerek dan Anis Nabar, ini yang patut diwaspadai. Kami harus bisa memutus rantai ini, dan tak boleh membiarkan Eduard bebas memberikan umpan matang,” pungkasnya. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait