thumbnail Halo,

Meski Arema ISL menang, performa babak pertama yang buruk membuat RD sempat marah di ruang ganti.

Rahmad Darmawan menyatakan bersyukur bisa memenangkan dua laga kandang yang telah dijalani Arema ISL. Kemenangan telak, masing-masing melawan Persidafon 5-2 dan Persiram 3-0, membuat dirinya dan tim sangat siap berlaga di pertandingan selanjutnya.

Ditanya resep kemenangan atas Persiram, RD menyatakan, di babak kedua, dia sama sekali tidak berbicara kepada pemain tentang teknis pertandingan. Dia hanya memberikan semangat kepada para pemain.

"Saya memang marah-marah diruang ganti, masalah kami di babak pertama bukan karena teknik, namun lebih karena nonteknis. Sebab, saya melihat para pemain tegang dengan atmosfer di Kanjuruhan. Ini yang harus diperbaiki karena saya mengatakan kepada pemain jika suporter yang datang adalah memberikan dukungan, bukan memberikan beban permainan," kata RD.

Lebih lanjut, RD mengatakan, di babak pertama dia seolah-olah tidak melihat Arema bermain sebagai sebuah tim sepakbola. Koordinasi antarlini sangat kacau. Organisasi permainan dari tengah menuju ke depan tidak sambung sehingga sulit berkembang.

"Perubahan besar terjadi dibabak kedua, Sunarto mulai bermain dengan bagus, dia mengeluarkan energinya dengan maksimal. Begitu juga dengan Beto, dan semua pemain yang bermain bagus," kata RD.

Kemenangan ini memang membuat langkah Arema nyaman dipuncak, namun RD tetap di bumi dan menganggap masih banyak pertandingan yang harus dimenangkan.

"Tim akan beruji coba melawan Metro FC di hari Selasa dan besok libur. Saya akan memainkan pemain yang selama ini duduk di bangku cadangan. Agar, mereka tetap merasakan atmosfer kompetisi," kata RD menutup jumpa pers. (gk-48)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.


Terkait