thumbnail Halo,

Gede menyiapkan dana Rp5 miliar untuk promosi dari Divisi Utama.


LIPUTAN  FAHRI RAYYANA     DARI  SURABAYA    
Langkah mengejutkan dilakukan CEO Persebaya Gede Widiade. Pengusaha properti sukses di Jakarta ini memastikan akan ada di belakang PS Mojokerto Putra musim depan. Kepastian ini didapat setelah Gede Widiade bertemu dengan bupati Mojokerto Mustafa Kemas Pasha di Mojokerto, Jumat (11/1).

“Ya, saya akan kelola Mojokerto Putra. Setidaknya untuk dua musim ke depan,” terang Gede.

Bagaimana dengan Persebaya? Gede memastikan posisinya tetap sebagai CEO.

“Tetap. Tak ada masalah. Ini hak pribadi saya. Kebetulan saya ada dana dan suka bola maka saya take over Mojokerto Putra. Sama halnya saat saya diminta Persebaya dulu. Ada uang, saya senang lalu jalan,” tukasnya.

Info yang dihimpun GOAL.com Indonesia, langkah yang dilakukan Gede ini sebagai ekspresi kekecewaan di internal Persebaya. Pasalnya, meski sudah total seratus persen mendanai Persebaya, namun masih banyak suara sumbang yang diarahkan kepadanya. Bahkan, posisi Gede sebagai CEO pun ikutan diungkit.

“Padahal Pak Gede itu sepenuhnya membantu Persebaya yang lagi kesulitan keuangan. Tanpa motif politis maupun yang lain. Sebagai CEO dia juga tak digaji. Padahal angkanya bisa puluhan juta. Yang ada, dia malah harus nalangi semua kebutuhan tim,” tukas salah satu sumber di Persebaya.

“Dana yang dipakai take over MP, itu sebetulnya dipakai untuk menalangi Persebaya beberapa bulan ke depan. Tapi situasi [Persebaya] tak kondusif akhirnya dana itu dialihkan ke sana [MP],” tambahnya.

Dikonfirmasi soal ini, Gede hanya tersenyum.

“Saya tak ingin memperpanjang persoalan. Biar stakeholder Persebaya saja yang ngomong,” kilahnya.

Terpisah, media officer Persebaya  menghormati langkah yang dilakukan Pak Gede.

“Jujur sebetulnya kita agak kecewa. Tapi, bagaimanapun itu hal pribadi beliau. Kita tetap hargai. Yang pasti, status Pak Gede masih tetap CEO di Persebaya. Sebagai professional, saya kira beliau sudah menyiapkan semuanya agar nanti tak sampai tabrakan,” terangnya.

Pengakuisisian tersebut memang sangat ironis. Sebab, di sisi lain, persiapan tim Persebaya saat ini tengah mandeg tanpa kejelasan. Skuat Bajul Ijo malah diliburkan latihan hingga waktu yang belum ditentukan. Sedang bermasalah kah klub yang musim lalu finis di Indonesian Premier League (IPL) tersebut?

Ditanya begitu, Ram mengaku memang tengah ada masalah dalam manajemen Persebaya. Namun, ia enggan menjelaskan secara rinci permasalahan tersebut.

"Jujur saja saat ini ada masalah dalam manajemen Persebaya dan situasinya belum kondusif. Kalau waktunya sudah tepat saya akan jelaskan," tambah Ram. (gk-31)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait