thumbnail Halo,

Apa yang diutarakan Jiddan-sapaan akrab dari Thoriq Majiddanor, sangat beralasan. Sebab skuat Gresik United sebenarnya memiliki banyak peluang, yang bisa dikonversikan menjadi gol.


LIPUTAN     HAMZAH ARFAH     DARI      GRESIK  

Mengawali kiprah di pentas Indonesia Super League (ISL) musim 2012/13, Gresik United mampu menang tipis atas tamunya Persiram Raja Ampat. Dalam laga yang berlangsung di Stadion Petrokimia, Selasa (8/1) skuat Gresik United menang 1-0.

Gol semata wayang yang terjadi dalam laga ini, dilesakkan oleh Aldo Barreto pada menit ke-54. Memanfaatkan umpan dari tendangan bebas yang dilepaskan oleh Gustavo Chena, Aldo Barreto sukses menanduk bola ke gawang Persiram, sekaligus memperdaya Jendry Pitoy yang sudah mati langkah.

“Saya masih belum puas dengan permainan yang ditampilkan tim pada laga kali ini. Saya rasa, masih banyak aspek yang perlu dibenahi," ungkap manajer Gresik United Thoriq Majiddanor, saat sesi jumpa pers seusai pertandingan.

Apa yang diutarakan Jiddan-sapaan akrab dari Thoriq Majiddanor, sangat beralasan. Sebab skuat Gresik United sebenarnya memiliki banyak peluang, yang bisa dikonversikan menjadi gol pada pertandingan ini. Sayang, sampai dengan peluit panjang dibunyikan oleh wasit tanda berakhirnya pertandingan, skor 1-0 bagi kemenangan tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut tidak berubah.

"Kami masih ada waktu cukup, untuk bisa memperbaiki kekurangan tim sebelum laga berikutnya. Karena itu, pembenahan tim bakal terus kami lakukan bersama-sama dengan tim pelatih," lanjutnya.

Ia berharap, pada laga berikutnya saat menjamu Persidafon Dafonsoro pada Selasa (15/1) mendatang, skuat Gresik United dapat meningkatkan performanya. Hal itu dikarenakan, manajemen Gresik United membidik trofi juara ISL musim 2012/13.

“Ini kan pertandingan perdana, jadi mungkin masih ada pemain yang belum siap secara mental. Tapi saya optimis, kami akan meningkatkan performa tim pada laga berikutnya. Dan kemenangan kali ini, otomatis akan membantu psikologis para pemain dalam melakoni laga selanjutnya,” papar Jiddan.

Sementara itu, skuat Persiram sendiri bukannya tanpa peluang dalam laga ini. Beberapa kali barisan penyerang Persiram yang dikomandoi oleh Jerry Boima Karpeh, juga tampak menyulitkan penjaga gawang Gresik United Hery Prasetyo. Namun lemahnya finishing para penyerang Persiram, membuat mereka gagal mencetak gol.

Nah itu dia yang saya khawatirkan, sejak kami datang kemari. Saya kan udah bilang kepada Anda saat uji lapangan kemarin, bila saya menyoroti mental bertanding para pemain kami. Dan itu terbukti kan dalam pertandingan kali ini? Sehingga peluang yang ada, lewat begitu saja,” keluh pelatih kepala Persiram Jaya Hartono.

Meski begitu, Jaya Hartono mengisyaratkan takkan menambah pemain baru, walau PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi ISL memberikan batas waktu transfer pemain sampai dengan tanggal 19 Januari 2013.

“Kami takkan menambah pemain, saya akan coba maksimalkan pemain yang ada saja. Ini bukan masalah teknik, tapi lebih pada mental bertanding. Saya yakin, para pemain sudah akan lebih baik kala bertemu Arema di laga berikutnya,” terang Jaya Hartono.

Dalam laga kali ini, wasit Hendi sempat mengeluarkan empat kartu kuning. Tiga kartu kepada tim Persiram, masing-masing kepada Kubay Qudian, Marco Kabiay dan Elvis Harewan. Sedangkan satu kartu kuning lainnya diberikan kepada tim tuan rumah, yakni kepada David Faristian. (gk-43)

GOAL.com hadir via ponsel di alamat m.goal.com.
Unduh juga aplikasi GOAL.com secara langsung untuk OS ponsel Anda:
Android Apple
Blackberry Windows

Terkait