thumbnail Halo,

Sarwono mengatakan pihaknya akan segera menggandeng sponsor untuk membantu pendanaan tim.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Manajer PSMS Divisi Utama PT Liga Sarwono harus bekerja ekstra keras pascapenunjukkan dirinya sebagai pengganti manajer sebelumnya, Bachrum Nasution, yang mengundurkan diri. Sarwono memulai tugas awalnya dengan perkenalan diri dengan skuat PSMS yang sudah mulai menjalani pemusatan latihan di mess PSMS, Kebun Bunga, Senin (7/1) siang.

Sarwono menjelaskan keberaniannya menerima jabatan manajer, karena ingin membantu PSMS. Sejatinya, pria berusia 47 tahun ini mengaku ditawari posisi CEO PSMS yang juga lowong setelah Alex Gho mengundurkan diri. Tawaran dari Ketua Umum Indra Sakti Harahap ini ditolaknya.

“Awalnya diberikan jabatan CEO, saya tolak. Kemudian Bang Indra meminta jadi manajer. Saya pikir baiklah untuk membantu PSMS juga. Apalagi selama ini saya juga sudah terjun di sepakbola meski levelnya masih SSB,” ujarnya kepada GOAL.com Indonesia di mess PSMS, Kebun Bunga.

Sarwono selama ini dikenal aktif membina tiga tim termasuk SSB, sebut saja SSB Sampali Putra, PS Sampali Putra dan PS Kinantan dengan pendanaan dari kantong pribadinya. Selain itu, dia juga pernah membawa tim Yamaha U-13 di level profesional pada 2011.   

"Ya, saya tahu kondisi PSMS lagi sulit keuangannya. Jadi untuk uang pribadi saya siap. PSMS Medan sebagai klub profesional yang tak dibantu APBD, tentu lebih besar butuh dana dari pengalaman saya di SSB. Ini pengalaman baru, tapi saya harus bisa,” timpal pria kelahiran Medan, 12 Juli 1966 ini.

Sarwono mengatakan akan segera menggandeng sponsor untuk membantu pendanaan tim, dengan harapan PSMS musim ini jauh dari krisis finansial seperti musim lalu yang berujung pada tertunggaknya delapan bulan gaji  PSMS ISL.  Pengalamannya sebagai pengusaha minyak, diharapkannya bisa membantu menggaet sponsor dari para relasinya.

"Sejauh ini saya sudah melobi Petronas dan Pertamina secara lisan. Memang belum ada kepastian, kalau sudah ada segera akan kami kasih proposal. Pertamina memang mempertanyakan PSMS Medan yang mana. Dualisme memang buat bingung, tapi kami harus yakin semua  bisa dilakukan," bebernya.

Perihal pemain, Sarwono mengaku tak banyak kendala untuk melakukan pendekatan.

"Saya akan berusaha untuk selalu komunikatif dan selalu menganggap pemain-pemain itu sebagai anak. Itu juga selalu saya lakukan di klub saya baik di SSB," tegasnya. Langkah selanjutnya, menurut Sarwono akan membantu percepatan dan perampungan kontrak pemain.

Sementara itu, masih dari PSMS PT Liga, pelatih kepala Suimin Diharja mengatakan selain agenda TC dan uji coba, pihaknya akan segera menentukan posisi ban kapten. Sejauh ini, di tim tersebut pemain paling senior disandang Afan Lubis. Pun demikian, sebagai pelatih, Suimin akan menyerahkan posisi ban kapten setelah melalui proses polling terhadap pemain.

Secara pribadi, Suimin akan memilih Afan Lubis yang musim 2010/11 juga memakai ban kapten PSMS. Namun, dia juga punya opsi lain yakni kapten PON Sumut, Hardiantono.

"Afan punya wibawa, dia punya jiwa pemimpin. Dari segi permainan dia bisa memimpin di lapangan dan dari sisi komunikasi cukup bagus dengan pemain lain. Sebagai pemain senior dia juga mengemong," jelasnya.

Selain itu, Afan, kata Suimin masih punya fisik yang memadai. Itu dilihatnya dari hasil turnamen yang diikuti timnya di Idi, Aceh, beberapa waktu lalu.

"Dari segi fisik, dari pengalaman kemarin ke Idi [turnamen], dalam tempo satu hari istirahat, dia bisa full kembali. Tingkat penurunan kebugaran tidak terlalu nampak. Dengan sistem kompetisi dengan istirahat tiga hari, dia enggak ada masalah, dia punya perilaku profesional," ujarnya.

“Hardiantono, pemain muda yang juga menurut saya punya jiwa pemimpin di lapangan. Mungkin, karena sudah pengalaman di PON kemarin. Tapi, tetap saja pilihan saya tidak mutlak, ban kapten harus melalui polling,” tuturnya.  (gk-38)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait