thumbnail Halo,
Timnas Tiba Di Medan Tanpa Skuat Lengkap

Timnas Tiba Di Medan Tanpa Skuat Lengkap

Goal.com Thailand

Dari 52 pemain baru 23 menyatakan bersedia gabung.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Rombongan manajemen ofisial Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk Pra Piala Asia (PPA) 2015 tiba Minggu sore (6/1) di Bandara Polonia Medan. Kedatangan Timnas dengan agenda pemusatan latihan ini belum diikuti para pemain lainnya. Hanya ada satu pemain dari Jayapura yang ikut rombongan bersama Manajer Timnas Senior, Mesak Manibor.

 Mesak Manibor didampingi Penanggung Jawab Timnas, Bob Hippy dan Pelatih Timnas Nil Maizar di Ruang VIP Bandara Polonia, menjelaskan belum bisa memastikan berapa pemain yang ikut dalam rombongan. “Iya untuk pemain, kita masih cek. Nanti kami pastikan. Karena kami juga baru tiba. Harapan kami, malam ini sudah ada daftarnya dari masing-masing daerah. Tapi, sama saya ada satu (pemain) dari Jayapura, yang lain sampai malam atau besok pagi,” ujarnya. Dari Papua nantinya, lanjut Mesak akan ada 16 pemain yang merupakan gabungan beberapa pemain, tidak hanya dari Persipura, tapi juga Persidafon, Persiwa, Biak, dan ada di luar Superliga, pemain PON Papua.

Mesak menjelaskan, pihaknya memanggil 52 pemain untuk masuk seleksi timnas senior, namun hingga saat ini baru 23 pemain yang menyatakan bersedia membela timnas. “Informasi terakhir kemarin sore, yang menyatakan kesiapannya sebanyak 23 pemain. Itu mereka sudah telepon dan mau bergabung ke kita. Sementara dari Persebaya dan Semen Padang, besok baru bergabung. Kami harapkan besok sudah tercapai jumlah yang kita inginkan. Yang jelas kami punya 52 pemain yang dicover, mereka nantinya akan diseleksi,” bebernya.

Manajemen Timnas, lanjutnya memang belum membicarakan deadline kapan kali terakhir pemain boleh bergabung. “Nanti kami bicarakan, karena tidak bisa juga satu hari jelang berangkat ke pertandingan, pemain baru bergabung. Dan, tentu harapan kami tidak ada lagi pengkotak-kotakan pemain ISL dan IPL, tapi harus bersatu demi Timnas,” lanjutnya.

Pelatih Timnas, Nil Maizar menambahkan, pemusatan latihan di Medan merupakan kali pertama buat dirinya menginjakkan kaki di Medan. Sebagai pelatih, dia sudah membuat program, namun dia belum bisa memastikan jadwal pasti uji coba melawan tim mana saja selama di Medan.

“Tim pelatih sudah  buat jadwal. Dari kita hanya punya waktu 30 hari dan waktu yang dipakai hanya bisa tiga minggu. Kami memaksimalkan latihan pagi dan sore, tapi soal lapangannya saya belum tahu, karena baru sampai. Kapan kita ujicoba nanti kita atur.  Saya belum bisa memastikan siapa tim lokal. Karena, waktunya mepet. Kalau kita mulai TC tanggal 7 Januari, maka tanggal 28 Januari maksimal kita sudah berangkat (lawan Iraq tanggal 6 Februari),” tuturnya.

Sebagai pelatih, dia juga belum bisa memastikan berapa pemain dari 52 pemain yang dipanggil akan ikut TC di Medan. “Saya juga belum berapa orang yang akan datang. Apakah 21, 23 atau 32, kami belum tahu. Mungkin nanti malam kita meeting dengan manajer, untuk membicarakan apa langkah-langkahnya. Intinya gambaran uji coba secara umum ada, Cuma siapa-siapa saja lawannya belum bisa dipastikan. Karena kita harus lihat skuat dulu. Sabar, jangan buru-buru, kami juga baru sampai,” tegasnya.

Di Medan, jadwalnya Timnas akan latihan di Lapangan Universitas Sumatera Utara (USU) pukul 08.00 WIB. Sedangkan mes pemain beralih ke Hotel Saka dari mes di Perumahan Griya Asam Kumbang, lantaran renovasi mes yang juga digunakan Pro Duta FC ini belum selesai. “Iya, pemain akan tinggal di hotel,” timpalnya.

Perihal persaingan Indonesia pada PPA 2015 yang tergabung di Grup C bersama Saudi Arabia, Irak, dan China, Nil mencoba realistis. Menurutnya, semua rival di grup ini cukup berat, sebut saja Iraq dan Arab Saudi yang merupakan langganan Piala Dunia dan Piala Asia. “Kalau Iraq bisa dibilang kekuatan best di Asia, begitu juga Arab Saudi, hanya China yang belum juara Asia. Kami akan membenahi yang ada di dalam dulu. Ini tim baru kumpul di Medan. Karena pemain yang dipanggil 52, tentu tidak mungkin dibawa semua ke sana. Sayapun belum tahu kuota pemain yang akan dibawa. Komposisi pemain yang akan datang belum tahu, ada pemain IPL dan ISL. Pemain ISL belum datang karena masih main. Yang pasti kita memaksimal apa yang ada. Harapan kami mereka (pemain) datang semua,” bebernya.

Sedangkan, Penanggung Jawab Timnas Bob Hippy menegaskan pihaknya memasang optimisme bahwa semua pemain yang dipanggil mau bergabung. “Jangan pesimis dulu, ini demi negara dan bangsa. Kita harus optimis mereka datang semua. Materi ini bisa lebih banyak kita perhitungkan,” tukasnya.

Hippy menambahkan, pemanggilan beberapa pemain di luar kompetisi PT Liga dan LPIS, didasari karena bakat. Makanya, di daftar pemain yang dipanggil ada pemain-pemain dari  TNI. “TNI kan punya kompetisi juga, ada pemain-pemain berbakat juga, seperti kita tahu kompetisi ISL dan IPL sudah lama tidak ada (mulai). Dan TNI punya bakat tertentu dan tidak bisa kita tinggalkan, mereka juga punya pelatih yang berlisensi dan memberitahu ke kita pemain yang bagus. Termasuk juga soal dominasi klub Persipura, Persebaya dan Semen Padang, kalau mereka semakin banyak (pemainnya) bergabung semakin bagus, dan pelatih lebih mudah menyatukannya daripada satu sana satu sini, karena mereka satu kesatuan jadi pengertiannya sudah terjalin,” pungkasnya. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait