thumbnail Halo,

Setelah unggul, tekanan Pelita Bandung Raya malah mengendur.


LIPUTAN   GUNAWAN WIDYANTARA     DARI    BANDUNG    
Simon McMenemy menyesalkan kegagalan Pelita Bandung Raya meraih kemenangan atas Barito Putera pada laga perdana Indonesia Super League (ISL) setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (5/1) sore WIB.

McMenemy menjelaskan, salah satu faktor kegagalan timnya menyuguhkan pesta tiga angka bagi para pendukung yang hadir langsung di stadion adalah mengendurnya tekanan setelah gol perdana. Akan tetapi, mantan pelatih tim nasional Filipina ini memaklumi karena para pemainnya banyak dihuni skuat muda minim pengalaman.

"Kami tampil cukup bagus di babak pertama dan memulai laga di interval kedua dengan baik," buka McMenemy.

"Saya senang dengan gol Dane Milovanovic karena skema tersebut memang sering diasah di sesi latihan. Sayang setelah menang kami malah mengendurkan tekanan."

"Terdapat kesan para pemain seperti sudah puas dengan kemenangan satu gol dan lebih memilih fokus pada lini pertahanan hingga Barito bisa mengembangkan permainan dan menyamakan kedudukan."

"Hasil ini terbilang mengecewakan tetapi harap diingat skuat Pelita Bandung Raya dibentuk dalam tempo yang cukup singkat."

"Ada beberapa hal positif yang bisa diambil, para pemain muda yang diturunkan bisa mempelihatkan performa menjanjikan. PBR masih bisa berkembang lebih jauh," tandasnya. (gk-15)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait