thumbnail Halo,

Perihal Wijay dan Suheri Daud, Suimin memastikan pintu PSMS terbuka lebar untuk keduanya.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Skuat PSMS Divisi Utama PT Liga akan melakoni laga perdana pada 9 Februari 2013 melawan PS Bengkulu. Ini merupakan laga perdana di Grup I Zona Sumatera. Pada putaran pertama ini, Ayam Kinantan, julukan PSMS Medan, menjalani lima partai kandang dan dua partai tandang. Sementara, partai pembuka Divisi Utama tetap sesuai agenda, 27 Januari 2013, yang mempertemukan partai di grup II antara PSIS dan PSCS.

Pelatih kepala PSMS Suimin Diharja mengakui partai perdana grup I yang dilangsungkan Februari menguntungkan timnya. Suimin mengatakan skuatnya masih punya waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri dengan matang.

“Kami sejak awal menjadwalkan persiapan untuk 27 Januari, begitu jadwal dirilis dan partai perdana kami pada 9 Februari, maka tidak ada masalah yang berarti. Ini malah baik, karena menguntungkan bagi kami untuk bisa mempersiapkan dengan lebih baik. Saat ini, TC tim sambil berjalan. Ada negosiasi yang belum final tapi sebagian sudah rampung. Kami punya waktu untuk menyelesaikan semuanya agar deadline dari pengurus 10 Januari tim sudah ready dan fokus TC serta persiapan menuju kompetisi,” ujarnya kepada GOAL.com Indonesia di mess PSMS, Kebun Bunga.

Suimin menjelaskan laga perdana nanti akan menjadi tolak ukur atau titik kebangkitan buat publik untuk bisa percaya kalau skuatnya mampu berkompetisi dengan tim-tim rival lainnya.

“Saat lawan PS Bengkulu, kami harus bisa berbuat sesuatu untuk meyakinkan masyarakat, terutama mengembalikan kepercayaan publik. 9 Februari nanti akan menjadi titik penentu dari kepercayaan atau malah kehancuran terhadap tim ini, makanya kami wajib menang di partai home tersebut. Partai ini sangat menentukan,” tuturnya.

Suimin sadar benar dengan kondisi banyak pemain ‘menyeberang’ ke PSMS Divisi Utama LPIS, nyaris dia harus memanfaatkan pemain muda. Belum lagi, ada tiga pemain yang disebut memilih tidak lagi bersama tim, lantaran lamanya proses negosiasi. Sebut saja, Wijay dan Suheri Daud yang tak terlihat lagi latihan serta bek muda eks PON Sumut Agung Prasetyo yang juga kepincut berada di PSMS LPIS. Praktis, hanya Afan Lubis, Alamsyah Nasution, Tri Yudha Handoko serta beberapa lainnya yang berada pada jajaran pemain senior.

“Secara teknis, sebenarnya pemain muda enggak ada masalah. Cuma pengalaman bertanding, mental dan jam terbang yang kurang. Sepanjang pemain senior bisa membawa pemain muda di lapangan untuk bekerja sama. Ini tidak akan menjadi kendala. Kami sudah buktikan di dua latihan terakhir, kolektivitas anak-anak sudah jauh lebih,”  bebernya

Perihal Wijay dan Suheri Daud, Suimin memastikan pintu PSMS terbuka lebar untuk keduanya. Hanya saja, dia tampak pasrah.

“Kalau memang mereka punya niat bergabung pasti ikut latihan. Ini enggak datang. Abang [saya] enggak mungkin menjemput mereka. Karena, maunya ke PSMS ini karena memang hatinya mau. Tentang Suheri Daud dari informasi yang saya dengar katanya ada tawaran ke Malang, kalau Wijay masih ada di Medan,” ungkapnya.

Jika keduanya benar memilih hengkang, Suimin menegaskan akan memanfaatkan yang ada. Khusus di lini tengah dan depan yang akan riskan. Suimin tak punya banyak stok striker, yang selama ini diplot untuk Suheri Daud.

“Ya saya akan memanfaatkan apa yang ada di tim, masih ada Nico Susanto juga Rinaldo,” timpalnya.

Suheri Daud sendiri mengakui sulit kembali ke PSMS, lantaran harga yang tidak deal. Negosiasi yang sebelumnya dihandle manajer Bachrum Nasution dan CEO Alex Gho yang kini telah mundur tak berjalan mulus. Suheri mengaku harga yang ditawarkan jauh dari harapannya.

“Harga yang diberikan ke sana terlalu jauh. Saya pilih bermain di klub lain saja. Sejauh ini masih ada satu tawaran, dari Persepam [Madura United]. Itupun belum ada tindak lanjut. Tapi saya enggak akan menunggu PSMS lagi," ujarnya.

Sementara itu, Fityan Hamdy yang ditunjuk ketua umum PSMS Indra Sakti untuk membantu manajemen dalam negosiasi kepada pemain, menjelaskan pihaknya berusaha menjembatani kemauan pemain dengan kemampuan manajemen. Hanya saja, Fityan kini menjadi sekretaris tim PSMS PT Liga tidak tahu rincian tawaran yang diberikan manajer dan CEO kepada pemain sebelumnya.

“Sebenarnya negosiasi dengan 25 pemain tidak ada masalah. Hanya saja, saya ditugaskan membantu negosiasi dengan pemain dalam beberapa hari ini tidak tahu seberapa yang ditawarkan manajer dan CEO sebelumnya ke pemain. Negosiasi berjalan ini bisa dibilang sudah 70 persen sepakat dan besok (Jumat) akan dituntaskan,” bebernya.

"Soal Wijay dan Suheri, saya sendiri tidak tahu detail seperti apa masalahnya. Kalau dibilang soal kontrak yang terlalu jauh, saya enggak bisa komentari karena memang tidak ada data harga kontrak yang ditinggalkan manajemen sebelumnya. Jadi, kepastian finalnya untuk semua pemain besok [Kamis, 3/1]. Kami nanti akan coba hubungi mereka lagi. Kalau harga yang ditawarkan sebelumnya terlalu kecil, mungkin bisa dikomunikasikan lagi ke kami,” ungkapnya mantan sekretaris tim PSMS ISL musim lalu ini. (gk-38)

Jadwal PSMS Divisi Utama PT Liga Grup I:

PUTARAN PERTAMA

Sabtu (9/2): PSMS vs. PS Bengkulu
Kamis (14/2): PSMS vs. PS Bangka
Minggu (24/2): PSAP vs. PSMS
Kamis (28/2): PSAB Aceh Besar vs. PSMS
Sabtu (9/3): PSMS vs. Persih Tembilahan
Kamis (14/3): PSMS vs. Persisko  Jambi
Minggu (24/3): PSMS vs. PSGL Gayo Lues

PUTARAN KEDUA

Kamis (2/5): PSGL vs. PSMS
Sabtu (11/5): Persih vs. PSMS
Kamis (16/5): Persisko vs. PSMS
Sabtu (25/5): PSMS vs. PSAP
Kamis (30/5): PSMS  vs. PSAB
Selasa (4/6): PS Bengkulu vs. PSMS
Minggu (9/6): PS Bangka vs. PSMS

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait