thumbnail Halo,

Roekito menerapkan menu latihan pressing, yang dikombinasikan dengan man to man marking.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  SURABAYA    
Terpilih menjadi pelatih kepala baru Persepam Madura United (P-MU) menggantikan Mustaqim, Daniel Roekito terus mematangkan skema bermain anak asuhnya. Hal itu bertujuan, agar para pemain dapat bersaing dan tidak canggung dalam menjalani laga demi laga, di kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/13.

"Ini kami lakukan, agar para pemain tidak canggung saat berlaga di ISL nantinya. Bagi saya, para pemain harus matang, baik secara fisik maupun mental bertandingnya," ungkap Daniel Roekito kepada GOAL.com Indonesia.

Untuk saat ini, mantan arsitek Persib Bandung dan Persik Kediri itu tengah menerapkan menu latihan pressing, yang dikombinasikan dengan man to man marking. Jadi, setiap pemain berlatih dengan dibayangi oleh satu pemain lain.

"Ini [pressing dengan man to man marking] masih bagian dari latihan seperti menu biasanya. Sebelum kami menerapkan taktik permainan khusus, para pemain harus matang dengan menu latihan ini," tandasnya.

Daniel juga menampik, bila menu latihan seperti itu hanya ditujukan kepada para pemain yang menempati posisi bertahan saja. Sebab ia menilai, semua pemain Persepam harus bisa mengawal satu pemain lawan dan itu tidak hanya menjadi tugas pemain bertahan. Ia menganalogikan dalam sepakbola modern, semua pemain harusnya bisa menerapkan skema bertahan dan menyerang.

“Kami masih mencari karakter bermain yang pas, untuk bisa menggaplikasi skema di lapangan saat pertandingan nantinya. Akan lebih bagus, bila semua pemain dapat bertahan dan menyerang,” jelas Daniel.

Sementara itu, manajemen dan tim pelatih Persepam akhirnya mencoret nama Fahad Al Dossary dari skuat. Hal itu dikarenakan, Fahad dinilai minim kontribusi dan gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya.

"Fahad gagal menunjukkan performa terbaiknya, sehingga kami coret. Ia tidak menunjukkan kemampuan sesuai dengan harapan kami. Sebagai pemain asing, Fahad belum bisa memberi warna seperti pemain asing lainnya," papar Daniel.

Pemain blasteran Arab Saudi-Thailand tersebut hanya menjalani pertandingan saat Persepam melawan Persebaya yang berlaga di Divisi Utama PT Liga Indonesia. Sebenarnya, Fahad sudah lama akan dicoret. Namun, baru sekarang benar-benar dilaksanakan.

Di lain perkembangan, manajemen dan tim pelatih Persepam justru masih berharap kepada sosok Ronald Fagundez, agar dapat segera bergabung dengan tim berjuluk Laskar Sape Kerap tersebut. Maklum, pemain yang pernah membela Persik dan Persisam Samarinda ini dari segi teknik dan kualitas, memang sudah tidak diragukan.

"Saat ini, Ronald ijin tidak ikut latihan sementara, karena ada keluarganya yang datang dan sekarang berada di Jakarta," pungkasnya.

Daniel sendiri berada di Persepam menggantikan posisi Mustaqim yang mengundurkan diri. Ia pun lebih dipilih oleh manajemen Laskar Sape Kerap ketimbang sosok Carlos de Melo, yang juga sempat mengajukan lamaran sebagai pelatih. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait