thumbnail Halo,

Menurut Indra, mundurnya CE0 dan manajer tidak akan mengganggu tim.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Ketua umum Indra Sakti Harahap memastikan mundurnya CE0 dan manajer PSMS tidak akan mengganggu mekanisme manajemen tim. Indra menegaskan timnya sedang mempersiapkan tim untuk kompetisi, 27 Januari 2013.

Hal ini diungkapkannya usai rapat dengan tim pelatih di mes PSMS, Kebun Bunga, Selasa (1/1).

"Hari ini, kami rapat dengan pelatih kepala. Pembicaraan terpenting adalah soal TC. Kemudian, tentang pertandingan 27 Januari. Kami sudah siap jika nantinya kami jadi tuan rumah, atau tidak. Karena ini berhubungan dengan panpel," ujarnya kepada GOAL.com Indonesia.

Perihal CE0 dan manajer yang mundur, lanjutnya, tidak akan mengganggu tim.

"Makanya, kami tidak membicarakan soal mundurnya CE0 dan manajer dalam rapat tadi. Karena ada evaluasi juga dalam kinerja mereka. Kalau secara rasional, kemunduran CE0 [Alexander Gho] dan manajer [Bachrum Nasution] tidak mengganggu, karena kinerja mereka juga belum terlihat," timpalnya.

Tugas manajer dan CE0, menurut Indra, selama ini adalah untuk negosiasi ke pemain.

"Tugas itu belum selesai dikerjakan. Sekarang tinggal menugaskan orang lain untuk menggantikan itu. Jadi, kami belum terganggu, karena kami punya metode kedua. Pengurus yang mengambilalih itu dan sudah menyerahkan kekuasaan penuh ke pelatih kepala untuk melanjutkan negosiasi ke pemain. Kebutuhan pengurus adalah harus ada tim. Sewaktu CE0 dan manajer tidak bisa melahirkan tim, maka pengurus akan melahirkan itu. Bagaimana kalau CE0 dan manajer masih di situ malah tim tidak lahir-lahir," tuturnya.

Indra mengurai, tugas negosiasi dengan pemain yang dilimpahkan ke CE0 dan manajer berjalan lambat. Dari 15 pemain yang dinegosiasi hanya dua pemain yang deal.

"Makanya kami masuk ke plan B, di mana pelatih yang membantu negosiasi. Karena jika diteruskan tidak cukup waktu untuk negosiasi lagi. Kepada siapa lagi kalau CE0 dan manajer tidak sanggup, makanya kami minta pelatih bantu," urainya perihal tudingan manajer yang mengaku salah satu alasan mundur adalah campur tangan pelatih dalam rapat negosiasi dengan pemain.

Pergantian pemain dengan skuat lain, lanjutnya juga tercetus saat negosiasi dengan pemain yang masih dihandle manajer.  

"Ada rencana masuk tim lain. Tapi pelatih enggak mau kalau merombak tim, makanya kami tidak mengganti pemain," timpalnya tentang informasi pergantian skuat PSMS ke PS Kwarta.

Dengan melihat kinerja CE0 dan manajer tersebut, pihaknya tidak akan meneruskan untuk meminta penjelasan ke CE0 dan manajer mengapa memilih mundur.

"Sikap mundur itu kami hargai. Tidak perlu kami tanya [alasannya]. Yang perlu buat pengurus itu tim ini lahir. Dengan kondisi yang serba sulit saat ini, mau enggak mau tim harus ada. Kalau PSMS terbatas pendanaan itu semua orang tahu. Kalau PSMS banyak dana malah jadi pertanyaan," jelasnya.

Indra enggan berkomentar banyak ketika dicerca sudah gagal karena memilih figur yang salah untuk CE0 dan manajer.

"Nama mereka [CE0 dan manajer] bukan saya yang milih. Karena itu merupakan hasil rapat pengurus. Tapi keduanya bukan rekom saya pribadi, tapi peserta rapat," tukasnya.

Pengganti CEO dipastikan dipegang oleh Aner Siagian.

"Kami belum memilih orang baru, wakilnya saja otomatis naik," lanjutnya.

Indra mengharapkan mundurnya dua figur manajemen ini tidak membuat publik pesimis ke timnya.

"Tidaklah begitu, soal bagus atau tidak tim ini ditentukan oleh hasil saat pertandingan di kompetisi nanti. Intinya, mundurnya CE0 dan manajer tidak mempengaruhi kami," tegasnya.

Sementara itu, pelatih kepala PSMS Suimin Diharja mengungkapkan sudah ditugaskan ketua umum untuk membantu negosiasi.

"Saya ditugaskan bicara hati ke hati dengan pemain. Saya ditugaskan ketua umum untuk membantu CE0, tapi yang mendealkan bukan abang tetap CE0," tegasnya.

Negosiasi lanjutan dengan pemain, akan dilakukan Rabu selepas latihan pagi.

"Kami akan bicara dengan pemain untuk menuntaskan negosiasi. Karena selama ini saya tidak tahu berapa dan bagaimana negosiasi berjalan," lanjutnya.

Perihal info pergantian skuat PSMS dengan PS Kwarta, Suimin menampik keras. "Bahwa tim ini akan memakai PS Kwarta itu bohong besar. Kalau ada saja satu pemain yang masuk tanpa proses seleksi, saya yang keluar. Ini sudah masalah seperjuangan. Saya enggak mungkin mengkhianati kawan-kawan," bebernya. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait