thumbnail Halo,

Berkaca dari pengalaman musim sebelumnya, Persibo bisa dibilang selalu kekurangan dari sisi finansial.


LIPUTAN     HAMZAH ARFAH     DARI    BOJONEGORO   
Menyambut bergulirnya Indonesia Primer League (IPL) musim 2012/13, Persibo Bojonegoro bersiap menuju arah yang lebih baik. Salah satu cara yang bakal ditempuh adalah, dengan cara mencontoh pengelolaan tim Persebaya yang sama-sama berlaga di ajang tersebut. Sebab Persebaya dinilai, memiliki nilai lebih dan kemampuan pengelolaan tim yang baik oleh kubu Persibo saat ini.

Berkaca dari pengalaman musim sebelumnya, Persibo bisa dibilang selalu kekurangan dari sisi finansial. Tak ayal, jika gaji para pemain maupun bonus kemenangan tim berjuluk Laskar Angling Dharma tersebut, harus diterima oleh para pemain dengan cara berangsur.

Bahkan dipastikan, dalam kompetisi musim 2012/13 Persibo juga akan mengalami hal yang sama. Karena konsorsium dalam hal ini PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS), dikabarkan hanya bersedia mencairkan dana untuk Persibo sebesar Rp5 miliar. Dana sumbangan itupun sampai saat ini masih belum bisa dicairkan, sehingga pembentukan tim Persibo menjadi molor dan kerap tertunda.

Karenanya, Ketua Harian Boromania-julukan bagi suporter Persibo Bojonegoro Jasmo mengatakan, untuk memperbaiki sisi finansial yang selama ini dinilai masih kurang tepat, manajemen Persibo akan melakukan studi banding dan ‘berguru’ ke pihak Persebaya.

“Kita akan melakukan studi banding dengan Persebaya, yang sudah bisa mengelola keuangannya secara baik," ujar Jasmo kepada GOAL.com Indonesia.

Jasmo berharap, dengan adanya studi banding nantinya, dapat memberikan efek positif bagi Persibo dalam mengarungi kompetisi musim 2012/13. Selain itu, mereka berharap CEO tim nantinya, dapat ditangani oleh warga asli Bojonegoro. Seperti halnya yang dilakukan oleh Persebaya, bersama dengan CEO-nya.

“Kami berharap seperti itu (CEO Persibo dari orang lokal Bojonegoro, red). Sehingga hal itu nantinya bisa memaksimalkan pihak sponsor lokal, yang akan menggandeng Persibo. Saya berpikiran, jika sponsor lokal nantinya akan all out membantu kita, kalau Persibo bisa dikelola oleh orang dari daerah sendiri," jelasnya.

Rencana tersebut ada kemungkinan akan dilaksanakan pada awal tahun 2013, atau tepatnya pada tanggal 1 Januari 2013. "Rencananya sih tanggal 1 Januari nanti, kita akan studi banding dengan manajemen Persebaya," sambungnya.

Studi banding ini sendiri, nantinya akan diikuti oleh jajaran manajemen Persibo saat ini, dan perwakilan dari Pemkab Bojonegoro. Ia mengatakan, setelah dilakukannya studi banding dengan Persebaya diharapkan Persibo mampu mengolah keuangannya sendiri tanpa melalui CEO dari luar Bojonegoro.

"Pastinya, kita akan belajar bagaimana CEO Persebaya bisa dikelola oleh orang Surabaya sendiri. Dan itu akan kita contoh untuk Persibo," pungkasnya.

Musim kompetisi sebelumnya, CEO Persibo Bojonegoro adalah Ferry Kodrat. Sosok yang sudah pasti bukan asli Bojonegoro. Selain menjabat sebagai CEO Persibo, Ferry Kodrat juga menjabat sebagai manajer Timnas Indonesia di bawah instruksi PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait