thumbnail Halo,

Terkait dengan belum jelasnya nasib PSMP, mantan manajer PSMP Ayub Busono, justru mengaku kapok mengurusi tim berjuluk The Lasmojo tersebut.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI   MOJOKERTO    
Janji para pengurus PSMP Mojokerto untuk segera membentuk jajaran manajemen dan tim, guna menyongsong kompetisi Divisi Utama 2012/13 di bawah naungan PT Liga Indonesia, layak dipertanyakan. Pasalnya, sampai saat ini belum ada tindakan konkret dari para pengurus untuk membuktikan ucapannya.

Salah satu pengurus PSMP Endro mengatakan, belum ada sinyal dari Ketua Umum (Ketum) PSMP Mustafa Kamal Pasa yang tak lain Bupati Mojokerto untuk mengumpulkan semua jajaran pengurus, untuk membahas hal tersebut.

“Saya sudah melaporkan hasil pertemuan kemarin (pertemuan antara peserta Divisi Utama dengan PT Liga Indonesia, red) ke asisten beliau (Mustafa Kamal Pasa). Tapi sampai saat ini, belum ada tanggapan," ungkap Endro kepada GOAL.com Indonesia.

Ya, selain bertindak sebagai Ketum PSMP, Mustafa Kamal Pasa adalah Bupati Mojokerto. Sehingga ia digadang oleh para pengurus PSMP yang lain, dapat memberikan solusi bagi pembentukan skuat tim berjuluk The Lasmojo tersebut musim 2012/13.

"Hampir belum ada aktivitas, baik pembentukan manajemen, apalagi pembicaraan mengenai susunan pemain. Karena, yang mencari komposisi pemain itu adalah manajer, dan nyatanya sekarang manajer saja belum ada. Pengurus PSMP, satu per satu juga mengundurkan diri, saya pasif saja sambil menunggu langkah konkret dari Bupati," jelasnya.

Terkait dengan belum jelasnya nasib PSMP, mantan manajer PSMP Ayub Busono, justru mengaku kapok mengurusi tim berjuluk The Lasmojo tersebut. Ia berdalih, pertanggung-jawaban tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto itu dinilainya tidak jelas.

"Saya kapok mengurusi PSMP, karena pertanggung-jawabannya tidak jelas. Selain itu, dana talangan sebesar Rp1,7 miliar yang sudah saya keluarkan, untuk mengurusi PSMP pada musim lalu dari kantong pribadi saya, juga tak kembali," ujar Ayub.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Mojokerto ini mengaku, secara pribadi dan dari hati yang dalam, ia sebenarnya masih ingin mengurusi PSMP. Namun, ia juga menyatakan masih trauma dengan pengelolaan musim lalu yang dinilai banyak merugikan dirinya.

"Saya siap mengelola kembali, dengan syarat pelepasan PSMP secara legal formal kepada pengelola. Namun kalaupun tidak bisa, saya tetap berharap PSMP harus tetap eksis dan mengikuti putaran kompetisi Divisi Utama musim 2012/13 mendatang, meski dalam kondisi seperti ini," tegasnya.

Sebelumnya, meski sudah didaftarkan dalam kompetisi Divisi Utama PT Liga Indonesia sebagai peserta, nasib PSMP masih menggantung. Hal itu dikarenakan, PSMP sampai saat ini belum memiliki akta hukum. PSMP juga belum membentuk jajaran manajemen, apalagi tim pelatih maupun pemain. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait