thumbnail Halo,

Pertandingan lanjutan grub B piala Gubernur Jatim tercoreng di laga PSBK melawan Persebaya. Di babak kedua PSBK enggan melanjutkan pertandingan.

Turnamen piala Gubernur Jatim tercoreng. Hal ini terjadi setelah PSBK Kota Blitar memutuskan tidak melanjutkan babak kedua saat tim dari selatan propinsi Jatim ini mengaku tidak mendapatkan fee yang semestinya harus dibayarkan oleh panitia.

Sebelumnya dalam pertandingan selama 45 menit. Kedua tim yang berada di kasta kedua itu sama-sama bermain ngotot untuk menyerang. Pertandingan berjalan seru terjadi. PSBK yang dihuni pemain lokal dengan duet striker Jhoni Q dan Masrul A dapat dengan baik memporak-porandakan pertahanan dari Persebaya DU.

Bahkan satu peluang di menit 8 didapat oleh Suharno, namun peluang itu urung menjadi gol. Sementara itu, Persebaya yang dihuni banyak pemain yang berpengalaman cenderung menunggu diawal babak.

Duet Persebaya Lopicic dan Boumsong akhirnya menjadi malapetaka buat PSBK, sebuah ketenangan tercipta dimenit 25 ketika Serdjan Lopicic menerima umpan dari Boumsong yang kemudian mampu membobol gawang PSBK yang dikawal Bayu Prisma.

Silih berganti kedua tim melakukan tekanan, namun hingga wasit Mariyono dari Malang meniup peluit akhir, skor masih tetap 1-0 untuk keunggulan Persebaya.

Memasuki babak kedua, PSBK nampak tidak keluar dari kamar ganti stadion Kanjuruhan. Diwakili oleh Samanhudi Anwar, dia menuturkan tidak bermainnya PSBK dibabak kedua karena panitia menyalahi komitmen yang dibuat sebelum pertandingan atau bahkan sebelum turnamen digelar.

"Seharusnya kami menerima 10juta rupiah setiap laga, namun ternyata untuk pertandingan ini malah tidak ada, selain itu ketika melawan Arema kemarin baru dibayar setengahnya saja," kata Samanhudi.

Bahkan, dirinya tidak segan-segan mengajukan perkara ini ke meja hijau karena panitia pertandingan sudah mempermalukan gubernur Jatim.

"Ini bukan perkara ringan, karena mencoreng nama pak Gubernur, saya yakin jika beliau tidak dilapori tidak akan tahu, Mafia sepakbola Indonesia nampaknya masih ada disini," kata Samanhudi berang.

Wasit sendiri mengakhiri pertandingan setelah menunggu PSBK tidak kunjung keluar dari kamar ganti dan memutuskan Persebaya DU sebagai pemenang.

Jumat, (28/12) akan terjadi pertandingan penentuan antara tuan rumah Arema ISL melawan Persebaya DU, kedua tim kini sama-sama memperoleh poin tiga. Hanya juara grup yang bisa lolos di pertandingan final. (gk-48)

Susunan Pemain
PSBK Kota Blitar
Bayu Prisma, Nugroho Mardianto, Slamet Santoso, Suprianto, Bambang Priyo, Basori, Harianto, Andri Budianto, Suharno, Jhoni W, Masrul A

Persebaya DU
Thomas, Angga, Yoga, Carvalho, Suroso, Akbar Rasyid, Uston Nawawi, Lopicic, Basuki, Boumsong, Ari Priyatna.



Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait