thumbnail Halo,

Perseba Super meraih kemenangan 2-1 atas Deltras.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  LAMONGAN    
Pertarungan sesama kontestan Divisi Utama (DU) PT Liga Indonesia musim 2012/13 Grup III, tersaji di Stadion Surajaya Lamongan. Laga ini sendiri mempertemukan tim Perseba Super Bangkalan kontra Deltras Sidoarjo, di mana keduanya tergabung di Grup A turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2012.

Dalam partai yang dilaksanakan pada Rabu (26/12), Perseba Super akhirnya keluar sebagai pemenang. Sekaligus, menjaga kans mereka ke babak final turnamen. Dengan kemenangan 2-1 atas Deltras, kini Perseba Super berada di puncak klasemen sementara Grup A dengan torehan empat poin.

“Kini kami tinggal menunggu hasil yang didapat Persela Lamongan lawan Deltras, di akhir pertandingan Grup A. Bila Persela ditahan imbang oleh Deltras, apalagi sampai kalah, sudah pasti kami yang akan tampil di babak final nantinya. Namun, bila nantinya Persela menang besar, sudah pasti mereka yang akan ke final,” ungkap pelatih kepala Perseba Super Bangkalan Nus Yadera kepada GOAL.com Indonesia.

Hal itu dikarenakan, pada pertandingan kontra Deltras, Perseba Super hanya menang tipis 2-1. Dua gol Perseba Super yang tercipta ke gawang Deltras, dilesakkan oleh Danilo Fernando, masing-masing pada menit ke-26 dan menit ke-66. Sementara gol balasan dari Deltras, tercatat atas nama Faisal Muttaqin pada menit ke-76.

“Anda sudah lihat sendiri, bagaimana kami bermain. Kami bukannya tanpa peluang, namun memang harus diakui bila finishing touch para pemain, terutama para penyerang memang masih perlu dibenahi lagi,” ujar pelatih Deltras Sidoarjo Djoko Susilo seusai pertandingan.

Babak pertama memang bisa dikatakan menjadi milik Perseba Super, tapi Deltras menunjukkan kebangkitan pada interval kedua. Beberapa kali peluang emas didapat, khususnya crossing-crossing yang dilepaskan Aulia Tri Hartanto dari sayap kanan Deltras atau sisi pertahanan kiri Perseba Super.

Namun beberapa kali peluang itu gagal dimanfaatkan oleh lini depan Deltras, yang pada pertandingan ini diisi oleh duet Engkus Kuswaha dan Cristian Bekatal. Bahkan, Bekatal terlihat beberapa kali kesulitan menghadapi pressing ketat, yang dilakukan bek Perseba Super. Parahnya lagi, ia juga kerap kehilangan bola dengan mudah.

“Itulah problem kami, para striker kurang mobilitas dan kreatifitas dalam menaklukkan bek lawan. Ia [Cristian Bekatal] bahkan dengan mudah di-pressing lawan. Harusnya, kalau pergerakannya dimatikan, ia kan dapat minimal membuka ruang bagi para temannya, apalagi kiper Perseba Super juga sedang main bagus,” keluh Djoko.

Barulah selang beberapa menit, usai Bekatal ditarik keluar dan digantikan Fajar Fitri, lini depan Deltras mampu tampil lebih membahayakan gawang Perseba Super, yang pada pertandingan ini dikawal Aditya Fajar Harigona. Bahkan, tim berjuluk The Lobster tersebut mampu memperkecil ketertinggalannya, melalui gol yang disarangkan Faisal Muttaqin.

“Ke depan, saya akan lebih asah lagi kemampuan finishing touch-nya. Ia memang baru bergabung dua hari yang lalu, tapi sebagai pemain asing yang mempunyai kualitas, harusnya ia juga cepat melakukan adaptasi dengan tim,” pungkasnya.

Bekatal sendiri masih menjalani proses seleksi di Deltras, bersama dengan Peter Libede yang menempati posisi stopper. Sementara legiun asing yang sudah resmi dikontrak adalah, Tomoyuki Sakai asal Jepang, yang bermain sebagai gelandang. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait