thumbnail Halo,

Meski kalah, namun Ferdinand tegaskan Persisam bermain lebih baik ketimbang SFC.

Striker Persisam Samarinda Ferdinand Sinaga tampaknya masih merasa kecewa dengan kegagalan di final Inter Island Cup (IIC). Dalam duel melawan Sriwijaya FC di Stadion Manahan, Solo, Minggu (23/12), Persisam nyaris memenangi IIC. Namun gol Tantan di menit terakhir memaksakan imbang 2-2.

Pertandingan pun diselesaikan lewat adu penalti setelah kedua tim gagal mencetak gol pada perpanjangan waktu. SFC menunjukkan kematangan mental dengan mengalahkan Persisam 5-4 setelah Imanuel Padwa menuntaskan eksekusi terakhir yang gagal diselamatkan kiper Usman Pribadi.

Meski kalah, namun Ferdinand tegaskan Persisam bermain lebih baik ketimbang SFC. Bahkan tim Pesut Mahakam sesungguhnya masih di atas SFC. Mereka gagal karena lawan lebih berpengalaman saja.

"Kami bermain bagus. Baik pemain lama maupun baru bisa beradaptasi dengan baik. Menurut saya, kami yang di atas SFC. Mereka hanya menang pengalaman sehingga kami tak bisa mengalahkan mereka," kata Ferdinand.

Striker yang musim lalu bermain di klub Indonesia Premier League (IPL) Semen Padang ini mengungkapkan kekecewaannya terhadap kepemimpinan wasit. Ini yang membuatnya emosi sehingga Ferdinand beberapa kali ditenangkan rekan-rekannya atau pelatih Sartono Anwar.

"Pertandingan bagus tapi dinodai kepemimpinan wasit yang berulang kali melakukan kesalahan. Gol kedua SFC dalam posisi offside. Namun wasit mengesahkan. Karena itu, kami tetap menghormati keputusannya," ujar Ferdinand lagi. (gk-51)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait