thumbnail Halo,

Para punggawa Laskar Joko Tingkir-julukan Persela Lamongan, sebenarnya memiliki banyak peluang, namun sayangnya tak satupun peluang berhasil dikonversikan menjadi gol.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI   LAMONGAN    
Laga perdana turnamen Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2012 sudah dipentaskan. Dalam pertandingan pembuka kali ini, tuan rumah Persela Lamongan ditahan imbang tanpa gol oleh Perseba Super Bangkalan, dalam partai yang diselenggarakan di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu (23/12).

Para punggawa Laskar Joko Tingkir-julukan Persela Lamongan, sebenarnya memiliki banyak peluang, namun sayangnya tak satupun peluang berhasil dikonversikan menjadi gol. Padahal dalam starting line-up, pelatih kepala Gomes de Oliviera menurunkan semua penyerang terbaiknya yakni, Samsul Arif, Mario Costas dan Oh Inkyun.

Melihat tumpulnya barisan penyerang, Samsul Arif akhirnya ditarik keluar pada menit ke-67 dan digantikan oleh Zaenal Arifin. Meski demikian, para pemain Persela tetap saja tidak mampu membobol gawang Perseba Super yang dikawal oleh Aditya Fajar Harigona. Sampai dengan peluit panjang dibunyikan oleh wasit Prasetyo Hadi, tanda berakhirnya pertandingan, skor kacamata 0-0 tak berubah.

“Semua sudah tahu hasil akhirnya. Yang dapat saya katakan di sini, mereka (para pemain Perseba, red) bermain begitu termotivasi menghadapi tim ISL (Indonesia Super League). Sedangkan pemain kami sendiri, ada yang termotivasi dan sebagian ada yang tidak. Dan itu harusnya tidak terjadi, sebab semua pemain harusnya bisa termotivasi untuk memberikan kemenangan bagi Persela,” ungkap Gomes kepada GOAL.com Indonesia.

Dalam pertandingan ini, sebenarnya bukan hanya lini depan Persela saja yang bermain kurang maksimal. Sektor tengah yang digalang oleh Gustavo Lopez, Catur Pamungkas dan Jimmy Suparno, juga terlihat masih kurang padu dalam menggalang kerjasama. Berulang kali, skema penyerangan terlihat berjalan kurang rapi.

“Banyak pemain yang baru gabung di Persela, jadi semua masih butuh proses adaptasi, termasuk saya. Jadi saya tak menyalahkan pemain. Sebab siapa tahu, banyak pemain yang masih menyesuaikan dengan strategi yang saya terapkan di lapangan,” terangnya.

Meski begitu, Gomes mengaku tak patah arang. Ia menyatakan, akan membenahi semua kendala yang dihadapi timnya saat ini. “Masih ada waktu sebelum kompetisi dimulai. Saya coba akan komunikasi lagi dengan para pemain, untuk memperbaiki hal ini,” sambungnya.

Sementara itu, pelatih Perseba Super Bangkalan Nusyadera sedikit terkejut dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Menurutnya, para pemain Perseba memang termotivasi untuk mengimbangi permainan Persela pada laga kali ini.

“Kalau dilihat dari persiapan, kami memang baru membentuk tim. Namun sebelum pertandingan, para pemain kami memang sangat termotivasi untuk mempersembahkan yang terbaik. Dan inilah, kami layak mendapatkan hasil ini,” ujar Nusyadera.

Ia juga tak terlalu mempermasalahkan, jika anak asuhnya tampil bertahan pada laga kali ini. Sebab sebelum pertandingan, baik Nusyadera maupun para pemain Perseba ‘tahu diri’, jika cara menjinakkan tim satu level berada di atasnya itu dengan cara bermain defensif.

“Strategi itu (bertahan, red) memang sudah saya instruksikan kepada pemain. Saya rasa tidak masalah, sah-sah saja. Apalagi, kami harus bermain menghadapi tim satu level di atas kami,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, baik Persela maupun Perseba masih berpeluang melangkah ke babak final turnamen Piala Gubernur Jatim 2012. Syaratnya, kedua tim harus bisa memaksimalkan laga kontra Deltras Sidoarjo di partai berikutnya. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait