thumbnail Halo,

Dua nama yang siap melatih P-MU akan ditentukan nasibnya setelah melakukan pemaparan di hadapan para pengurus dan jajaran manajemen.


LIPUTAN    HAMZAH ARFAH     DARI   GRESIK    
Klub Persepam Madura United (P-MU) tengah dikait-kaitkan dengan dua sosok pelatih saat ini, untuk menggantikan posisi pelatih kepala mereka yang lowong, pasca mundurnya Mustaqim. Dari dua nama tersebut, satu adalah sosok pelatih Nasional, dan satunya lagi merupakan figur asing.

Pelatih Nasional yang dihubungkan santer bakal merapat ke tim berjuluk Laskar Sape Kerap tersebut adalah Daniel Roekito. Pria kelahiran 19 Mei 1952 ini, merupakan sosok pelatih berpengalaman di dunia persepakbolaan Indonesia, karena ia pernah menangani beberapa klub di antaranya, Arema pada musim 1996/97, Persib Bandung mulai rentang 2008 sampai 2010 dan terakhir Persisam Samarinda.

Selain itu, Daniel juga pernah menjadi arsitek Persik Kediri pada medio 2006, yang mengangkat pamornya sebagai salah satu pelatih jempolan. Meski ia juga pernah membesut skuat Persiba Balikpapan, PSS Sleman, PSIS Semarang, PKT Bontang dan Barito Putera.

Sementara sosok pelatih asing yang dimaksud adalah Carlos de Mello. Bila ditinjau dari segi kualitas, nama Carlos bisa dibilang lebih moncer ketika ia masih sebagai pemain ketimbang menjadi pelatih, meski ia pernah menukangi PSM Makassar. Namun, namanya lebih kesohor sebagai pemain, kala ia masih memperkuat Petrokimia Gresik, PSM Makassar, Barito Putra dan Persebaya Surabaya.

Menanggapi hal ini, manajer Persepam Achsanul Qosasi mengatakan, dua nama yang siap melatih P-MU ini akan ditentukan nasibnya setelah melakukan pemaparan di hadapan para pengurus dan jajaran manajemen. Rencananya, kedua sosok ini akan melihat tim secara keseluruhan saat melakoni uji coba melawan Deltras Sidoarjo hari ini, Selasa (18/12).

"Calon itu Carlos De Melo dan Daniel Roekito. Mereka berdua akan datang ke Madura, menjelaskan program-program yang mereka punya untuk Persepam kepada manajemen. Siapa-siapa yang akan melatih Persepam nantinya, akan ditentukan setelah pertemuan itu," ungkap Achsanul kepada GOAL.com Indonesia.

Saat disinggung mengenai penambahan pemain, AQ-sapaan akrab dari Achsanul Qosasi memandang, bila skuatnya saat ini dinilai sudah mumpuni. Sehingga kemungkinan besar, takkan kembali menambah pemain baru.

"Pemain yang ada, saya kira sudah cukup bagus dan tidak perlu penambahan pemain lagi. Ini sudah cukup, tinggal bagaimana pelatih nantinya memanfaatkan skuat yang ada. Saya rasa, siapapun pelatihnya, kami tidak akan mengganti apalagi menambah pemain," terangnya.

Di lain pihak, Mustaqim membeberkan alasannya mundur dari jabatannya. Abah Taqim-sapaan akrab dari Mustaqim menjelaskan, bila dirinya mundur lantaran demi kebaikan salah satu tim promosi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/13 tersebut.

"Saya mundur demi kebaikan Persepam. Apalagi, tekanan untuk mundur dari kursi pelatih sangat besar. Hal itu bisa dimaklumi, karena rentetan kekalahan dan hasil mengecewakan yang diraih skuat kami. Padahal, ini kan masih proses, di mana muaranya adalah pada saat kompetisi mendatang," tutur Mustaqim.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mustaqim memilih mundur dari jabatan pelatih kepala Persepam, usai timnya ditahan imbang 1-1 oleh Persebaya yang bakal berlaga di pentas Divisi Utama PT Liga Indonesia, dalam sebuah laga uji coba yang digelar akhir pekan lalu di Stadion A. Yani, Sumenep. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait