thumbnail Halo,

Kas mengatakan, Arema merupakan lawan yang kuat serta dihuni pemain-pemain bintang di berbagai posisi.


LIPUTAN  HENSYI FITRIANSYAH     DARI  PALEMBANG    
Sriwijaya FC, Sabtu (15/12), pukul 07.00 WIB, bertolak ke Solo untuk menghadapi Arema Indonesia, pada babak semi-final Inter Island Cup (IIC) 2012, Minggu (16/12), di Stadion Manahan Solo.

Menghadapi Arema, tim asal Sumatera Selatan ini berangkat dengan kekuatan 18 pemain.

Pelatih kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi mengatakan mereka berangkat dari Palembang pukul 07.00 WIB menggunakan penerbangan Lion Air dan tiba  pukul 13.00 WIB. Saat ini para pemain sedang bersitirahat di hotel.

“Kami berangkat dari Palembang tadi pagi dengan membawa 18 pemain terbaik, dan sore ini kami akan menjajal lapangan Stadion Manahan Solo,” kata Kas kepada GOAL.com Indonesia.

Adapun 18 pemain yang dibawa ke Solo adalah Ferry Rotinsulu, Rizky Mokodompit, Taufik Kasrun, Diogo Santos, Abdul Rahman, Mahyadi Pangabean, Ponaryo Astaman, Ali Khaddafi,  Foday Boakay, Sultan Samma, M Fakhrudin, Ahmad  Jufrianto, Dodok Anang, M Sobran, Imanuel Padwa, Tantan, Khoirul Huda, serta Lintang Saputra.

Dari daftar 18 pemain yang dibawa ini terdapat juga nama Mahyadi Pangabean yang mengalami cedera serta Taufik Kasrun yang terkena akumulasi kartu. Tapi menurut Kas, karena cedera Mahyadi sudah berangsur membaik, serta pemutihan kartu kuning yang diterima Taufik Kasrun, maka keduanya tetap di bawa ke Solo.

Soal calon lawan yang akan dihadapi, Kas mengatakan Arema merupakan lawan yang kuat serta dihuni pemain-pemain bintang di berbagai posisi. Karena itu, semua pemain Arema, mulai dari pemain belakang hingga pemain depan, wajib diwaspadai.

“Saya tidak tahu lagi, siapa pemain Arema yang wajib diwaspadai, karena dari belakang sampai ke depan, Arema dihuni pemain-pemain bintang, terutama di lini depan, mereka memiliki Kayamba, Beto, Greg Nwokolo, dan terbaru ada Cristian Gonzales,” kata Kas.

Meskipun sadar, tim yang akan dihadapi memiliki komposisi pemain lebih baik, namun Kas tidak gentar. Tekad untuk membalas kekalahan 1-0 saat uji coba di Malang menjadi pelecut baginya untuk bisa mengalahkan Arema.

“Kami akan main lepas dan terbuka tanpa beban. Waktu main di Malang, kami kalah, tetapi sekarang kami bermain di Solo, jadi ada peluang untuk mengalahkan Arema. Yang terpenting semua pemain harus tampil maksimal,” ujar Kas.

Untuk formasi yang akan ditampilkan, Kas mengatakan mereka tetap akan mengusung pola 4-2-3-1. Sementara siapa saja pemain yang akan menjadi starter, akan ditentukan setelah melakukan uji coba lapangan. (gk-42)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait