thumbnail Halo,

Camara Abdoulaye Sekou dan Masahiro Fukasawa berharap PSSI bergerak karena klub mereka dinilai sudah enggan bertanggung jawab.


OLEH TEGAR PARAMARTHA                                                                        Ikuti di twitter
Dua pemain asing Camara Abdoulaye Sekou (pemain Persipro Probolinggo) dan Masahiro Fukasawa (Bontang FC) datang ke kantor PSSI untuk menuntut hak mereka yang tak kunjung terbayarkan.

Kedua pemain tersebut datang langsung ke kantor PSSI karena menilai klub mereka sudah enggan untuk bertanggung jawab pada sisa kontrak mereka yang belum dibayar. Namun, sayang tidak ada respon yang memuaskan.

Seperti yang dilansir JPNN, Direktur alih status PSSI Marco Paulo Gracia yang menerima kedatangan dua pemain tersebut hanya menampung. Dia juga enggan berbicara kepada wartawan terkait kebijakan PSSI ke depannya.

"Saya sudah berkali-kali lapor PSSI, Tapi, masih banyak masalah sampai sekarang belum selesai. Mereka (PSSI) janji mau membantu. Tapi, sampai sekarang belum selesai," kata Camara yang masih belum menerima hak sekitar Rp400 juta.

"Kami berharap segera ada kejelasan. Nasib sepak bola Indonesia juga sekarang sedang berbahaya. Kami ingin ada jaminan hak kami."

Begitu juga dengan Masahiro yang mengaku belum dibayar lebih dari 50 persen dari total kontraknya. Bahkan ia mengaku terpaksa mengikuti pertandingan tarkam untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

"Saya baru terima enam bulan. Kontrak saya 13 bulan. Bagaimana hak kami," keluh pemain asal Jepang tersebut.

"Saya dapat dua juta waktu main piala wali kota Bontang. Itu kurang, tapi saya tak punya uang lagi. saya terima main disitu. Kami ingin PSSI bergerak."


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait