thumbnail Halo,

Uniknya meski laga sangat menentukan, PT Liga Indonesia tidak membuat regulasi pertandingan terakhir dilaksanakan di tempat berbeda dengan waktu sama.


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM     DARI  MALANG    
Laga akhir pertandingan grup C yang diinginkan agar digelar secara bersamaan, oleh kedua pelatih, tampaknya bakal sulit terwujud. Panpel pertandingan mengatakan tidak adanya pesan dari PT Liga Indonesia perihal pelaksanaan pertandingan yang digelar bersamaan.

"Laga akhir pertandingan tetap digelar didalam tempat yang sama dalam waktu berbeda. Kami tidak menerima perubahan regulasi dari PT Liga Indonesia," kata ketua panpel Arema ISL Abdul Haris kepada GOAL.com Indonesia.

Seperti yang diketahui, hasil pertandingan antara Persipura dan Arema ISL yang berakhir seri 1-1, Senin (10/12) kemarin, membuat peta persaingan di grup C menjadi semakin ketat. Kedua tim yang digadangkan juara Inter Island Cup 2012 itu punya nilai identik dengan poin empat dan sama-sama memasukan empat dan kemasukan satu.

Hasil ini membuat laga akhir dari Arema ISL dan Persipura menjadi sangat penting karena akan menentukan siapa yang lolos ke semi-final.

Menurut jadwal, Arema ISL akan bermain melawan Persiwa di Kanjuruhan pada jam pertama yaitu pukul 15:30. Sedangkan di pertandingan kedua adalah Persipura melawan Persela di jam 18:30. Kemenangan dengan margin paling besar akan membuat sang lawan tersingkir karena hanya perbedaan selisih gol.

"Peluang kita dengan Persipura sama, namun karena pertandingan terakhir digelar ditempat yang sama dan waktu berbeda, saya rasa Persipura yang bermain di laga kedua punya keuntungan," kata RD.

Grup C memang tentang Arema ISL dan Persipura, tetapi kubu Persiwa dan Persela yang diramalkan bakal jadi sansak tidak bisa menerima begitu saja anggapan itu. Dari kubu Persela yang dilatih Gomez Oliviera mengatakan jika dirinya akan berjuang maksimal. Bahkan, untuk lolos pun masih bisa.

"Berat memang untuk lolos ke semi-final karena kami harus menang margin empat gol. Bahkan, banyak yang menggangap kami justru malah dijadikan lumbung gol oleh Persipura. Karena itu saya akan membuktikan itu tidak benar karena kami masih punya kekuatan untuk menyulitkan bahkan memenangkan pertandingan," ungkap pelatih berkebangsaan Brasil ini.

Sementara itu, kubu Persiwa Wamena nampak lebih santai menghadapi situasi laga grup C. Subangkit yang tidak ditarget apa pun oleh pengurus klub terkesan lebih rileks meski dia juga berharap keajaiban menaungi timnya.

"Apapun bisa terjadi di sepakbola. Termasuk peluang kami lolos ke semi-final, namun melawan tuan rumah kami tetap realistis saja karena IIC ini bukan tujuan utama dari kami," kata Subangkit. (gk-48)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait