thumbnail Halo,

Lebih menguasai bola dan unggul segalanya, Persipura harus puas berbagi poin dengan Arema dalam lanjutan Inter Island Cup grup C.

Unggul jumlah tembakan, unggul dalam menghasilkan tendangan sudut, dan unggul menit menguasai bola alias ball possesion, nyatanya tidak cukup untuk membuat Persipura mengalahkan tuan Arema ISL.

Dalam laga yang diundur hampir 45 menit karena kedua tim sepakat tidak bertandingan jika lapangan becek dan hujan, pertandingan dua tim yang digadangkan sebagai calon kuat juara Indonesia Super Liga ini baru dimulai pada pukul 16:15 WIB.

Di awal babak, Persipura langsung mengambil inisitif serangan. Satu buah aksi dari Fery Pahabol dari sisi kiri di menit 11 membuat striker mungil ini punya peluang mencetak gol. Namun sayang sekali gagal dimaksimalkan karena sepakannya melambung tipis.

Lima menit kemudian, solo run dari Alberto Goncalves lolos dari pengamatan Bio Paulin. Beruntung Yoo Jae Hoon sangat sempurna untuk menepis sepakan keras Beto.

Persipura yang lebih banyak skuat dari musim lalu tampil tanpa beban untuk mengobrak abrik pertahanan dari Arema. Duet Zah Rahan Dan Ian Kabes sangat bagus memenangkan persaingan melawan Gede Sukadana dan Egi Melgiansyah.

Gol akhirnya terjadi setelah serangan yang dilakukan oleh Immanuel Wanggai dari sisi kiri kotak pinalti berhasil memberikan ruang untuk menembak. Tanpa ampun di melakukan tembakan keras, bola yang membentur tiang gawang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Pahabol untuk merobek gawang dari Kurnia Meiga.

Tahu Sukadana tidak maksimal, RD kemudian memasukkan Greg Nwokolo di menit 39, masuknya Greg sekaligus membuat Hendro yang ada di sayap kanan bermain di tengah bersama Egi.

Namun upaya Persipura untuk menambah skor dan asa Arema untuk mencetak gol sama-sama gagal. Skor 1-0 tetap untuk kemenangan Persipura di babak pertama.

Dibabak kedua, tidak ada pergantian yang dilakukan oleh kedua kubu. Di babak ini, serangan Arema terkesan lebih menggigit jika dibandingkan babak pertama. Dengan dukungan puluhan ribu suporter. Pemain Arema nampak ingin cepat menyamakan kedudukan.

Namun, Arema baru bisa menyamakan kedudukan setelah babak kedua berjalan selama 10 menit. Adalah kemelut didepan gawang Persipura yang membuat Otavio Dutra panik dan menyentuh bola dengan tangan. Wasit yang memberikan tendangan pinalti untuk Arema dengan baik berhasil diselesaikan Alberto untuk menyamakan skor.

Silih berganti kedua tim melakukan penyerangan, hingga di menit 90 tercatat Persipura berhasil melakukan 24 kali tembakan ke arah gawang Arema dengan enam diantaranya tepat sasaran dan hanya berhasil dibalas 11 kali oleh Arema. Meski demikian skor akhir tidak berubah dan seri adalah hasil yang harus dinikmati kedua tim.

Usai pertandingan, Metu Dwaramury menyayangkan keputusan wasit yang tidak memberikan tendangan pinalti dan tendangan bebas masing masing dimenit 86 dan 89. Menurutnya, jika wasit berlaku adil seharusnya mereka layak mendapatkannya.

"Pertandingan Arema dan Persipura berjalan dengan baik. Pemain tidak ada masalah, namun saya melihat kepemimpinan wasit sangat tidak bagus. Kami dirugikan dengan beberapa keputusan, harusnya kami mendapatkan tendangan pinalti," kata Metu.

Sementara itu, Rahmad Darmawan bersyukur dengan hasil ini. Menurutnya Persipura sudah memberikan gambaran peta kekuatan pasukannya.

"Saya berterima kasih atas pertandingan yang sangat ketat ini, Persipura memberikan pelajaran bagaimana kekuatan kita jika dibandingkan dengan favorit liga nanti, hingga akhirnya saya akan segera memperbaiki lini perlini. Untuk wasit saya tidak akan komentar, bukan karena saya diuntungkan, namun lebih karena saya ingin berkonsentrasi kepada tim saya. Saya harap tim lain juga melakukan introspeksi apakah selama 90 menit tadi ada kejadian yang menguntungkan dirinya. Karena sebenarnya juga merasakan Arema juga dirugikan," urai RD panjang.

Selanjutnya, kedua tim akan bermain habis-habisan di laga terakhir IIC. Arema akan melawan Persiwa Wamena sedang Persipura akan berduel dengan Persela. Untuk duel terakhir, kedua arsitek nampaknya sepakat laga harus digelar ditempat yang berbeda dalam waktu sama. (gk-48)

Susunan pemain
Arema ISL: Kurnia Meiga, Hasim Kipuw, Victor Igbonefo, Thiery Gathuesi, Ahmad Alfarizie, Egi Melgiansyah, I Gede Sukadana (Greg Nwokolo 39) (Joko Sasongko 86), Hendro Siswanto, Dendi Santoso (Sunarto 70), Keith Kayamba Gumbs, Beto Goncalves.

Persipura Jayapura: Yoo Jae, Otavio Dutra, Bio Paulin, Ricardo Salampessy (Yustinus Pae 67), Ruben Sanadi (Ortisan Solossa 86), Lim Jun Sik, Imanuel Wanggai (Gerald Pangkali (65) , Zah Rahan, Ian Luis Kabes, Ferinando Pahabol, Patrich Wanggai.



Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.





Terkait