thumbnail Halo,

Persela dan Persiwa sama-sama menuai hasil negatif di laga perdana IIC 2012


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  LAMONGAN    
Grup C turnamen Inter Island Cup (IIC) 2012 akan memainkan pertandingan keduanya hari ini, Senin (10/12). Salah satu partai yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan Malang nanti adalah, Persela Lamongan kontra Persiwa Wamena, yang masuk berpartisipasi menggantikan Persiram Raja Ampat.

Dua tim ini menuai hasil negatif pada laga perdananya. Persela kalah 3-0 atas tuan rumah Arema, sementara Persiwa dibantai sesama kontestan asal Papua Persipura Jayapura, juga dengan skor yang sama.

“Ini ibaratnya duel tim terluka, karena kedua tim sama-sama menelan kekalahan di laga pertama, juga dengan skor yang sama pula. Tapi sekali lagi yang saya tekankan di sini adalah, ini turnamen pra-musim, jadi jangan dilihat dari hasil pertandingannya. Sebab kami menilai, kerjasama dan pematangan tim lebih utama ketimbang hasil saat ini,” ungkap asisten pelatih Persela Lamongan Didik Ludiyanto, saat dikonfirmasi GOAL.com Indonesia.

Didik menjelaskan, meskipun timnya kalah telak pada saat meladeni Arema, namun ada satu nilai lebih yang ditampilkan oleh skuatnya. “Meski kalah, kami tetap tampil menyerang dan sempat mengimbangi permainan Arema. Koordinasi dan kerjasama antar pemain juga sudah mulai kelihatan, walau masih banyak terdapat kekurangan,” sambungnya.

Ia pun tak menampik, jika timnya memang masih lemah di sektor belakang. Banyaknya pemain lama yang hengkang, belum mampu ditutupi dengan baik oleh para pemain yang baru bergabung. Ini pula yang membuat gawang Choirul Huda, dengan mudah dibombardir oleh para penyerang Arema pada matchday pertama Grup C.

“Pembelajaran ini yang coba kami ambil hikmahnya, bersama dengan pelatih kepala (Gomes de Oliviera, red) kami akan coba benahi. Saya yakin pelatih kepala sudah mempunyai pandangan dan strategi lawan Persiwa, sebab ia musim sebelumnya juga melatih di sana. Sama halnya dengan kami, Persiwa juga dilatih oleh pelatih baru dengan banyak dihuni oleh skuat baru, jadi peluangnya fifty-fifty,” jelasnya.

Saat disinggung mengenai sosok pemain Persiwa yang berpotensi merepotkan skuat Persela dalam laga nanti, Didik menyebut figur Erick Weeks. Meski ia juga memaparkan, para pemain tim berjuluk Badai Pegunungan-julukan bagi Persiwa yang lain, juga mempunyai potensi merepotkan.

“Kalau dibilang menonjol, Erick Weeks punya potensi itu. Tapi bukan berarti kami menyepelekan para pemain Persiwa lainnya, semua pasti mempunyai potensi merepotkan lini pertahanan kami. Jadi intinya, kami akan lebih berhati-hati pada laga nanti, meski bukan berarti akan tampil bertahan,” papar Didik.

Asisten pelatih yang juga menjadi partner Miroslav Janu saat masih menukangi Persela musim lalu itu menjelaskan, pihaknya memang tak begitu berambisi mengincar tahta juara pada turnamen IIC kali ini.

“Apalah artinya juara di IIC ini, apabila di kompetisi nantinya tak sesuai dengan harapan. Jadi kami memandang, turnamen IIC ini sebagai persiapan dan pembentukan kerangka tim, karena kami lebih fokus menatap kompetisi resmi (Indonesia Super League, red),” pungkasnya. (gk-43)


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait