thumbnail Halo,

Suimin akan memberikan kesempatan pada delapan pemain muda untuk masuk ke dalam starting line-up.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Pelatih kepala PSMS Divisi Utama PT Liga Suimin Diharja menargetkan partai final turnamen mini Bupati Aceh Timur sebagai gambaran pemain untuk starting line-up di kompetisi resmi.

Afan Lubis dkk melangkah ke partai final setelah mengalahkan PSBL Langkah 3-1. Di Laga pamungkas yang  berlangsung Jumat (7/12) sore, di Stadion Mon IX Sikeurung, PSMS bakal menantang tuan rumah Persidi. Tim lawan berhasil ke babak final, setelah mengalahkan tim jebolan PSSI U-19 yang berlatih di Paraguay, Kamis (6/12) sore.

"Kalau bisa pulang ke Medan dengan piala tentu bagus, ini jadi modal tim ke kompetisi resmi. Namun, tim pelatih memiliki target di partai final nanti, menjadi gambaran buat kami siapa saja pemain yang tepat mengisi starting line-up di kompetisi sesungguhnya," ujarnya saat dihubungi GOAL.com Indonesia dari Medan.

Dia menyebutkan, di partai sebelumnya melawan PSBL, tim pelatih masih fokus melihat bagaimana pemain bisa menyesuaikan permainan dengan pola 4-2-3-1.

"Bagaimana bisa memanfaatkan ball position saat menang di bola, dan pressing daat kalah bola. Di final, kami mau melihat gambaran starting eleven," tuturnya.

Melawan Persidi, Suimin tidak akan diperkuat gelandang senior Wijay dan Tri Yudha Handoko yang ditinggal di Medan. Rencana awal, jika PSMS melangkah ke final, dua pemain akan diberangkatkan ke Idi.

"Kami putuskan tidak membawa pemain tambahan. Karena pemain yang ada di Medan juga akan bertanding melawan Persiraja di hari yang sama di Stadion TD Pardede. Suharto [asisten pelatih yang tidak ikut rombongan] juga butuh pemain, jadi kami akan bermain dan memanfaatkan pemain yang ada kami bawa [19 pemain]  untuk partai final," bebernya.

"Walaupun tanpa Yudha dan Wijay, kami berharap pulang dari Aceh bisa mendrill lagi, agar kami bisa mendapatkan starting eleven sesuai tim pelatih. Ya tanpa kedua, paling enggak kami punya gambaran. Kalaupun, nanti ada rotasi, kami sudah punya cadangan," jelas eks pelatih Persijap ini.

Soal tim tuan rumah, Suimin tak banyak komentar.

"Kami tentu belum pada tahapan mengevaluasi tim lawan. Karena memang belum cukup tahu kekuatan tim lawan. Nanti pada saat kompetisi, baru kami akan evaluasi kekuatan lawan untuk memudahkan tim di lapangan. Hanya saja, sebagai tuan rumah, mereka punya keuntungan tampil di hadapan penonton sendiri," timpalnya.

Begitupun, pelatih yang juga melatih PSMS tahun 2009 ini, akan menurunkan skuat dan memberikan kesempatan pada delapan pemain muda sebagai starting line-up. Suimin mempertahankan starting line-up yang sama saat memenangkan pertandingan lawan PSBl.

"Saya ingin tetap memberi kesempatan untuk pemain muda. Jadi, saya akan turunkan delapan pemain muda sejak menit awal sebagai starter," ungkap eks arsitek Sriwijaya FC ini.

"Soal menang atau kalah, tidak jadi masalah. Saya tetap yakin mereka [pemain muda]  mampu berbuat lebih, melihat performa, kepercayaan diri, dan adaptasi permainan yang baik saat melawan PSBL. Saya juga punya tugas menggembleng mereka sebelum kompetisi resmi agar mental menguat dan jam terbang bertambah," pungkasnya. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait