thumbnail Halo,

Halim menegaskan MoU akan membawa situasi persepakbolaan nasional menjadi lebih buruk.

Sekjen PSSI Halim Mahfudz mengungkapkan, pihaknya memilih dihukum FIFA dibandingkan melanggar statuta, dan tidak gentar dengan kemungkinan pemerintah membekukan induk organisasi sepakbola nasional tersebut.

Seperti diketahui, FIFA telah mengirim surat kepada Menpora Andi Mallarangeng mengenai kondisi persepakbolaan di tanah air yang tak kunjung selesai. Menpora mengaku FIFA meminta pemerintah untuk ambil bagian dalam penyelesaian konflik dualisme.

“Daripada melanggar statuta terus di-banned, tidak apa-apa. Pemerintah mau melarang PSSI yang sah, dan menghalalkan yang haram, terserah saja. Kalau di-banned, kita sampaikan ke FIFA kalau kita kan anggota mereka yang sah, dan membela kepentingan FIFA. Kok malah di-banned,” ujar Halim.

“Kami persilahkan kalau pemerintah mau membekukan atau membubarkan PSSI. Tapi apa iya pemerintah mau melarang PSSI yang sah, dan memelihara yang tidak sah?”

“PSSI tetap berpatokan kepada statuta dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Mengandalkan MoU [memorandum of understanding] justru akan membawa situasi jauh lebih buruk lagi.”

Terkait