thumbnail Halo,

Harga Samsul Arif di Persela ditaksir lebih dari Rp700 juta per musim.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  BOJONEGORO    
Manajemen Persibo Bojonegoro jauh hari sudah mengonfirmasi akan mempertahankan pemain ikon untuk menyambut Indonesian Premier League (IPL) musim depan. Namun, mereka kini mengaku kecewa, seiring dengan kepastian hengkangnya sang bomber andalan Samsul Arif ke Persela Lamongan.

Menurut lokal media officer (LMO) Persibo Bojonegoro Imam Nurcahyo, perpindahan striker yang juga menjabat sebagai kapten tim itu, membuat jajaran manajemen dan sebagian besar masyarakat Bojonegoro kecewa.

“Tapi, kita juga harus menghormati keputusan Samsul Arif, inilah dunia sepakbola profesional. Bicara profesional, uanglah yang bicara, inilah yang namanya industri dalam sepakbola," ujar Imam kepada GOAL.com Indonesia.

Menurut sejumlah sumber yang berkembang di kalangan internal Persibo, harga pemain kelahiran Desa Mojo Delik, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, tersebut di Persela ditaksir lebih dari Rp700 juta per musim. Sementara, saat di Persibo musim lalu Samsul ‘hanya’ dihargai sekitar Rp600 juta per musim.

Imam menambahkan, jika kepindahan pemain yang juga menjadi stiker timnas Indonesia itu nantinya diharapkan, mampu membuat motivasi bagi pemain lokal. Karena dunia persepakbolaan Indonesia telah mengakui, bila Bojonegoro telah melahirkan pemain-pemain yang hebat.

“Semoga ke depan, ada banyak pemain handal lagi yang akan lahir dari Bojonegoro. Untuk saat ini, paling tidak sudah ada Samsul Arif dan Novan Setya Sasongko. Persibo ingin mencetak pemain hebat, tapi bukan jago kandang. Pengakuan dunia luar sangatlah membanggakan," sambungnya.

Sementara itu, di lain pihak, manajemen Persela sudah mengonfirmasi telah mendapatkan Samsul Arif dengan durasi satu tahun. Namun, mereka enggan membeberkan nominal pasti untuk harga Samsul Arif.

“Samsul Arif sudah resmi berkostum Persela, dengan durasi kontrak selama satu tahun. Sebenarnya ini tidak mendadak, karena sebelum Samsul berangkat ke Malaysia [mengikuti AFF Cup 2012 bersama timnas], kita sudah ada komunikasi yang serius. Hanya saja, kami memang merahasiakannya dulu dan baru kami umumkan setelah semuanya beres,” ungkap manajer Persela Lamongan Debby Kurniawan.

Kehadiran Samsul tentu saja memberikan angin segar bagi skuat Persela musim ini, usai ditinggal Gery Setya yang memilih hengkang ke klub tetangga, Gresik United. Kemungkinan besar, Samsul akan menjadi tandem bagi Mario Costas di lini depan. Setelah materi di lini depan dinilai mencukupi, manajemen Persela kini mengalihkan bidikan mencari pemain baru untuk sektor belakang dan tengah.

Samsul sendiri menandatangani kontrak dengan manajemen Persela di kantor  bupati Lamongan, Selasa (4/12). Bagi striker kelahiran 14 Januari 1985 ini, Persela bukanlah tim asing baginya. Sebab, pada musim 2009/10, ia memperkuat Persela dan tampil dalam 32 laga dengan koleksi sembilan gol.

"Saya ingin memberikan yang terbaik untuk Persela. Saya kembali ke Lamongan, karena ingin mendapat porsi main yang cukup dan bisa membawa Persela berprestasi. Karena saat dua tahun lalu saya membela Persela, belum banyak kontribusi yang bisa sata berikan kepada tim ini,” tutur Samsul. (gk-43)

Terkait