thumbnail Halo,

Penutupan tribun khusus suporter dilakukan untuk mematuhi aturan yang telah disepakati soal pembekuan kelompok suporter.


LIPUTAN  HENSYI FITRIANSYAH     DARI  PALEMBANG    
Sriwijaya FC akan memulai pertandingan kandang perdana di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang, 7 Desember ini, dalam laga Inter Island Cup (IIC). Untuk mengantisipasi agar pembekuan kelompok suporter bisa berjalan dengan baik, maka Sriwijaya FC akan menutup tribun yang selama ini menjadi tempat khusus bagi salah satu kelompok suporter Sriwijaya FC.

Turnamen IIC akan menjadi laga awal bagi Sriwijaya FC tanpa didukung oleh kelompok suporter. Para suporter dilarang masuk dalam stadion membawa atribut suporter, gendang, tabuhan dan segala macam alat untuk mendukung Sriwijaya FC. Para suporter akan disamakan dengan penonton biasa, tanpa boleh memakai atribut suporter.

Direktur keuangan PT SOM Augie Bunyamin kepada GOAL.com Indonesia, mengatakan, penutupan tribun khusus suporter dilakukan untuk mematuhi aturan yang telah disepakati manajemen dengan Polresta kota Palembang soal pembekuan kelompok suporter.

“Kita akan tutup tribun utara yang selama ini ditempati kelompok suporter. Selain tribun utara, tribun selatan juga akan kita tutup selama turnamen IIC. Jika penonton umum membludak, baru kita akan buka atas izin Polresta Palembang. Soalnya kita ingin mematuhi aturan yang telah dikeluarkan Polresta Palembang tentang pembekuan suporter,” kata Augie, Jumat (30/11).

Dikatakan Augie, Sriwijaya FC dan Polresta Palembang ingin fokus dalam menjaga keamanan. Selain itu, kalau tribun Utara dan Selatan masih dibuka, kelompok suporter masih akan aktif selama pertandingan berlangsung.

“Saya pikir untuk saat ini, semua pihak termasuk kalangan suporter mengikuti dulu aturan Polresta Palembang. Kalau kondisinya nanti terus membaik, tentu ada kemungkinan ada revisi aturan. Turnamen IIC aan jadi pelajaran bagi kita” kata Augie.

Ketua suporter Beladas Simanis Qusoi mengataan jika mereka tidak boleh masuk stadion dengan memakai atribut suporter serta tidak boleh membawa alat-alat untuk mendukung Sriwijaya FC, suporter lawan juga harus tanpa atribut saat mendukung timnya di Jakabaring, karena sangat miris jika suporter Sriwijaya FC hanya diam saja.

“Kalau kami tidak boleh bernyanyi saat mendukung Sriwijaya FC bertanding , dan tidak boleh memakai atribut suporter saat datang ke stadion, kelompok suporter lawan juga harus melakukan hal yang sama,” kata Qusoi. (gk-42)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait