thumbnail Halo,

Hasil buruk di Trofeo Persija membuat Arema ISL sedikit kendur, namun teknik RD dalam mengatasi masalah itu membuat mental pemain naik kembali.


LIPUTAN  AHSANI TAKWIM     DARI  MALANG    
Arema ISL sedikit tersentak dengan hasil buruk di Trofeo Persija. Diramalkan sebagai juara di ajang yang digunakan untuk memperingati ulang tahun Persija ini, Arema kalah melawan dua kompetitornya di Indonesia Super League [ISL], yakni Persija dan Persisam.

Namun, perlahan dan pasti, mental anak buah Rahmad Darmawan ini kembali membaik setelah Arema ISL melakoni pemusatan latihan [TC] di Cilegon, selain untuk mengakrabkan diri antarpemain. TC juga digunakan sebagai ajang untuk meningkatkan mental para pemain dari hasil buruk sebelumnya.

Hasilnya dengan berbagai kegiatan yang diselingi refreshing, skuat Arema ISL kembali dalam posisi normal untuk siap mengarungi kompetisi. Sebagai bukti, yang terbaru Arema ISL berhasil menumbangkan Cilegon Selection, sebuah tim yang kabarnya dipersiapkan untuk divisi tiga dengan skor telak 8-0, Rabu (28/11), di stadion Krakatau Steel, Cilegon.

Dalam pertandingan itu, menurut Rahmad Darmawan [RD] para pemain sudah bermain dalam kondisi gembira. Meski lawan beda level dan skor besar sudah diprediksikan, namun RD tidak mempersoalkannya, bagi dia, sisi mental pemain dan kerjasama tim yang sempat menurun di Trofeo Persija bisa kembali di-boost.

"Penting sekali membuat para pemain punya motivasi lebih, sebab kami akan menghadapi turnamen dan kompetisi yang lebih besar dari pada Trofeo Persija yaitu Inter Island Cup dan ISL. Jadi jika para pemain sudah down saat kemarin, maka diperlukan kegiatan untuk meningkatkan mereka kembali," kata RD kepada GOAL.com Indonesia.

Usai dari Jakarta dan Cilegon. RD juga mengaku senang dengan apa yang ditunjukkan oleh beberapa pemain yang selama ini jarang mendapatkan kesempatan.

Merujuk kepada penampilan hebat salah satu pemain muda Arema Sunarto yang berhasil membuat empat gol saat melawan Cilegon. RD tanpa sungkan memuji anak buahnya itu.

"Sunarto pemain bagus, dia adalah salah satu goalgetter muda yang punya potensi di Arema. Jika dia terus mempertahankan permainannya, saya tidak ragu memberikan posisi inti kepadanya," ungkap RD.

Selain melawan tim kecil, peningkatan mental pemain juga diberikan dengan cara mengundang seluruh pemain kerumahnya di kawasan Tangerang. Di sana, para pemain diundang untuk merayakan ulang tahun sang pelatih dan diberi sarana hiburan.

Sementara itu, nasib dari dua pemain seleksi dari Asia yang ada di Arema ISL, yaitu Naseer Al Sebai dan Kwon Jun, pihak pelatih sudah mengambil keputusan untuk mengembalikan Naseer ke agen dan menunggu penampilan Kwon Jun lebih lanjut.

Kwon Jun, sosok gelandang bertahan asal Korea yang mulanya diberi kesempatan dua pertandingan oleh Arema yaitu melawan Persisam dan Cilegon, ternyata masih diberi kesempatan alias belum diputuskan nasibnya hingga kini. (gk-48)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait