thumbnail Halo,

Sirajuddin menyatakan, bupati berpesan agar ikon baru di Jember adalah untuk pembinaan para pemain usia muda.


LIPUTAN  HAMZAH ARFAH     DARI  BOJONEGORO    
Impian kabupaten Jember untuk memiliki tim yang berkiprah di kompetisi level teratas Indonesia, terus diapungkan. Usai meresmikan stadion berjuluk ‘Senayan Kecil’ di wilayah tersebut, klub Jember United yang berdiri pada 10 November 2010, langsung ditargetkan dapat naik kasta hingga ke ranah Indonesia Super League (ISL).

Meski saat ini, Jember United sendiri masih harus berada dan berjibaku di pentas Divisi III kompetisi di bawah naungan PT Liga Indonesia (LI), selaku operator dari kompetisi ISL. Tapi, jajaran pengurus dan manajemen tak patah arang dan ingin membuktikan, bila Jember bisa berada di level tersebut.

"Ada perintah Pak Bupati [MZA Djalal], agar kita diarahkan naik ke jenjang profesional. Bupati berpesan kepada kita, supaya jadi ikon baru di Jember untuk pembinaan para pemain usia muda. Target Pak Bupati adalah ISL. Beliau mengharapkan, Jember United masuk ke kompetisi profesional," ungkap ketua umum Jember United Sirajuddin kepada GOAL.com Indonesia.

Mereka pun tak mau mempersoalkan tentang dualisme kepemimpinan PSSI saat ini, antara kubu PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin dan PSSI hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Ancol pimpinan La Nyalla Matalitti.

"Walau kita di PSSI versi Pak Nyalla, kita welcome. Yang penting sama-sama membangun sepakbola. Apalagi Pak Bupati bilang, amatir tak perlu dipolemikkan karena sifatnya adalah pembinaan. Jadi ini murni pembinaan, yang penting main di mana pun bisa," kata Sirajuddin.

Sirajuddin dan jajaran pengurus Jember United juga tak khawatir akan kesulitan dana, saat berlaga di kompetisi profesional. Saat ini, Jember United yang masih berlaga di kompetisi amatir, mendapat dana dari APBD.

“Kita hanya melaksanakan perintah pimpinan. Karena bupati memerintahkan kita harus profesional, ya kita harus loyal," jelasnya.

Sirajuddin yakin, Bupati Djalal sudah mempunyai strategi tersendiri untuk mengarahkan Jember United menjadi sebuah klub profesional nantinya. Meski saat ini mereka masih mengandalkan dana dari Pemkab Jember.

“Kalau pengelolaan bagus, Insya Allah pasti ada sponsor yang akan masuk. Begitu kata-kata Pak Bupati," tutur Sirajuddin menirukan kata-kata yang disampaikan oleh bupati Djalal.

Mantan ketua umum Persid Jember ini percaya dengan komitmen Bupati Jember tersebut. Apalagi, Sirajuddin sudah bertemu dengan seorang pengusaha dari Jakarta yang siap mendanai Jember United.

“Ia [pengusaha asal Jakarta tersebut] siap memback up dana buat Jember United sampai dengan 2015," paparnya.

Sirajuddin percaya, langkah Jember United ini tak akan menyaingi kiprah klub Jember lainnya, Persid Jember, yang lebih dulu eksis di belantika sepakbola Nasional. Ia membuka pintu kepada Persid, jika ingin menggunakan jasa para pemain Jember United.

“Bupati pun sudah ngomong, bila dua klub ini bisa menjadi satu-kesatuan pembinaan sepakbola di Jember," pungkasnya.

Saat ini, Jember United tengah berjuang di babak 16 besar Divisi III PT LI, dan berada satu grup dengan klub asal Banten, Kabupaten Semarang, Yogyakarta, serta Sumenep-Madura. Sirajuddin optimistis, Jember United akan lolos ke babak empat besar, jika menjadi tuan rumah grup di fase 16 besar tersebut. Sementara Persid Jember, berlaga di kompetisi Divisi Utama di bawah naungan PT LI. (gk-43)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait