thumbnail Halo,

Sartono senang timnya bisa belajar dari kekalahan tersebut.

Persisam memetik hasil mengecewakan pada uji coba berikutnya saat menghadapi Sleman All Star. Dalam laga di Stadion Maguwoharjo, Rabu (21/11), Persisam dikalahkan Sleman All Star 2-1. Ini merupakan kekalahan pertama Persisam dalam berbagai uji coba selama masa persiapan tim.

Persisam sesungguhnya unggul lebih dulu saat striker Ferdinand Sinaga di menit ke-28. Namun, Pesut Mahakam gagal mempertahankan keunggulannya. Sleman All Star menyamakan kedudukan melalui Talaohu Ahmad Musafri pada menit ke-40. Sedangkan gol penentu kemenangan Sleman All Star dicetak Roberto Kwateh pada menit ke-72.

Meski kalah, namun pelatih Persisam Sartono Anwar tak merasa kecewa. Dia senang timnya bisa belajar dari kekalahan tersebut. Dengan demikian, kesalahan atau kekurangan tim bisa diperbaiki.

"Lebih baik kalah di uji coba ketimbang kalah di kompetisi. Kami bisa belajar dari kekalahan tersebut. Gol-gol mereka juga cukup bagus. Ada yang masih harus diperbaiki di tim ini," kata Sartono kepada GOAL.com Indonesia.

Menurutnya, kekalahan ini menjadi bahas evaluasi sebelum Persisam berlaga di Trofeo Persija. Pasalnya, Persisam akan menghadapi lawan-lawan yang lebih berat, tuan rumah Persija dan Arema Indonesia.

"Tampil di Trofeo Persija, kami harus lebih siap dan konsentrasi penuh. Jangan sampai lengah seperti di pertandingan tadi. Tim lawan jelas di atas kami," jelasnya.

Usai uji coba, Persisam tetap melakukan persiapan di Yogyakarta. Rencananya, mereka berangkat ke Jakarta pada Jumat mendatang. (gk-51)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait