thumbnail Halo,

Kedua kubu PSMS tertarik mendatangkan gelandang eks timnas Slovenia tersebut.


LIPUTAN  NINA RIALITA     DARI  MEDAN    
Mantan gelandang asing PSMS ISL, Nastja Ceh, berpeluang kembali lagi memperkuat PSMS musim ini di level divisi utama. Pasalnya, kedua kubu PSMS tertarik membawa eks pemain timnas Slovenia ini. Peluang ini semakin lebar, lantaran sang pemain belum juga menemukan klub baru dan mengaku siap kembali ke Medan dengan catatan tim jauh lebih baik dari musim lalu.

Kepada GOAL.com Indonesia via email, pemain berusia 43 tahun ini menyatakan hal tersebut. Dia mengakui kalau statusnya masih bebas. Namanya memang beberapa kali masuk dalam daftar pemain bidikan, juga pemain seleksi di klub-klub ISL, namun hingga saat ini belum ada negosiasi yang berakhir dengan baik.

“Tidak masalah, jika saya kembali ke PSMS Medan. Pengalaman selama putaran kedua bersama tim dan fans sangat menyenangkan. PSMS punya suporter yang banyak, jikapun saya kembali, saya ingin tim yang didukung suporternya,” tulisnya.

Ceh sendiri sering bertanya soal perkembangan tim termasuk haknya yang belum dibayar selama musim lalu.

“Kali ini, tentu saya akan lebih tegas ke mereka [manajemen PSMS], dan jika mereka memanggil saya, saya akan senang bicara ke mereka untuk kembali ke PSMS. Tapi musim ini haruslah lebih baik, jangan seperti musim lalu di mana kenyataannya saya malah seperti bermain gratis [gajinya belum dibayar],” jelas pemain yang masih berada di Slovenia ini.

Pemain yang membela timnas Slovenia sebanyak 48 kali ini berharap bisa memperkuat PSMS musim lalu. Namun, kenyataan PSMS kembali pada dualisme dan lebih parah karena dualisme kepengurusan dengan dua ketua umum.

“Saya ingin PSMS yang musim lalu saya bermain di sana. Tapi kalaupun kondisinya masih dualisme saya tetap maunya PSMS yang didukung suporternya. Suporter bagian penting bagi pemain jika di lapangan. Tidak enak kalau stadion sepi penonton,” tegasnya.

“Beritahu mereka, kalau status saya  bebas dan mereka bisa mengontak saya tanpa melalui agen,” timpalnya.

Nastja Ceh menjadi bagian PSMS pada putaran kedua ISL 2011/2012. Partai perdananya saat PSMS bertandang ke PSPS Pekanbaru, dia langsung bertanding selam 37 menit.  selama bermain 14 partai dengan total 1191 menit  di putaran kedua dan hanya absen tiga partai lantaran cedera saat lawan Persiram, Persipura dan Persiwa. Selama di PSMS  dia mencetak tiga gol yang ketiganya dari tendangan bebas ke gawang.

Dari sisi PSMS versi ketua umum Benny Sihotang dikabarkan ternyata mengagendakan nama Ceh menjadi pemain asing ketiga, setelah komunikasi dengan James Kolo Lomel dan  Murphy Kumonple Nagbe. Selama ini, pelatih Abdulrahman Gurning memang menginginkan dua pemain asing dari benua Afrika untuk posisi bek dan striker serta satu gelandang dari benua Eropa.  Kubu Benny Sihotang pun dikabarkan segera menjalin komunikasi untuk memboyong Ceh ke Medan.

Sementara itu, sejatinya nama Ceh sudah digadang oleh asisten pelatih PSMS versi ketua umum Indra Sakti Harahap, Suharto AD. Caretaker pelatih kepala PSMS ISL musim lalu yang cukup dekat dengan Ceh. Suharto yang dihubungi Minggu sore, menjelaskan dirinya sangat mengharapkan Ceh mau kembali. Di matanya, Ceh adalah pemain yang sangat profesional dan bisa menjadi contoh bagi pemain lain.

“Jujur, saya sangat mau dia kembali ke PSMS. Sudah sempat juga saya bahas ke head coach [Suimin Diharja] soal dia [Ceh],” ujarnya.

Untuk itu, selepas 19 November, penentuan apakah PSMS versi ketua umum Indra Sakti diterima PT Liga, tim pelatih akan bicara ke pengurus.

“Nanti, kalau sudah jelas semua, termasuk penentuan kompetisi oleh PT Liga, kami akan bicarakan ke pengurus. Karena kami akan sangat senang, jika dia mau kembali. Setengah musim bersama PSMS, dia sangat cepat beradaptasi dan selalu total di dalam lapangan,” ungkapnya. (gk-38)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait