thumbnail Halo,

Pemerintah berharap PSSI bisa menyelesaikan konflik sehingga dana tersebut bisa diturunkan.

Aksi koin tim nasional (timnas) yang dilakukan PSSI untuk menggalang dana bagi tim Merah Putih yang dipersiapkan berlaga di AFF Cup justru mencoreng muka pemerintah. Pasalnya, pemerintah seperti dianggap tidak mampu memberikan dana untuk sepakbola nasional.

Pemerintah sesungguhnya sudah mengucurkan dana untuk PSSI. Persoalannya dana tersebut terhenti di Kemenegpora menyusul konflik yang tak berujung di tubuh PSSI. Pemerintah berharap PSSI bisa menyelesaikan konflik sehingga dana tersebut bisa diturunkan.

Hanya, PSSI bukannya memenuhi permintaan pemerintah tapi justru melakukan aksi koin untuk timnas. Ini yang disesalkan oleh Dwi Irianto, eks Ketua Forum Pengprov PSSI (FPP).

"Apa yang dilakukan PSSI justru mempermalukan pemerintah. Saya tidak memahami mengapa PSSI malah membuat muka pemerintah tercoreng. Padahal langkah dari Kemenegpora sesungguhnya untuk membantu PSSI mencari jalan keluar untuk menyelesaikan konflik," kata Dwi.

Menurut Dwi sudah saatnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertindak untuk mengatasi persoalan PSSI. Pasalnya, semua lembaga olahraga tak lagi dihargai oleh PSSI. Karena itu, SBY harus langsung turun tangan menyelesaikan persoalan seperti yang dilakukan Presiden Soeharto saat menunjuk Kardono menggantikan Syarnoebi Said yang mengundurkan diri usai kegagalan timnas di SEA Games 1985.

"Bila SBY turun tangan selesai sudah persoalan. Apa yang dilakukan SBY bukan intervensi tapi langkah untuk menyelamatkan sepakbola nasional. Bila SBY tidak turun tangan, sepakbola Indonesia sudah pasti suram," pungkas Dwi yang juga menjabat sebagai Sekum Pengprov PSSI DIY. (gk-51)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait