thumbnail Halo,

Kedua tim Jatim ini bakal bertemu dalam laga ujicoba di stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/11).

Laga penuh gengsi terjadi di stadion Kanjuruhan, Sabtu (10/11) sore. Madura United akan menantang Arema ISL dalam laga ujicoba. Kedua tim mengusung misi yang berbeda meski temanya tetap sama yaitu mengambil manfaat usai pertandingan.

Arema ISL memandang Madura United adalah kekuatan baru sepakbola Indonesia yang tidak terdeteksi kekuatannya, minimnya perhatian media Nasional terhadap tim ini menurut Arema bakal menjadi kekuatan yang melumpuhkan lawan-lawannya.

Tidak ingin terjadi kepada Arema, Rahmad Darmawan [RD] akan mendeteksi sejak dini kekuatan Madura United per pemain agar nanti di pertandingan resmi bisa lebih bebas menuangkan strategi.

"Meski mereka baru saja promosi, mereka punya persiapan yang tidak bagus, saya mendengar mereka sudah punya lima pemain asing, sedangkan di Arema masih kurang satu pemain asing lagi, sedangkan untuk pemain lokal, kekuatan mereka masih belum diketahui," kata RD kepada GOAL.com Indonesia.

Saat ini, Persepam memang sudah melakukan seleksi, bahkan tim asal pulau Garam ini sudah punya 26 pemain untuk musim depan. Lima diantara adalah pemain asing yaitu Osas Saha, Rubben Reyes, Mbom Julien, Tasioko Baku, Kim Sung Yeon, dan Seiji Kaneko.

Manfaat lain dari ujicoba terakhir sebelum melakukan pemusatan latihan ini menurut RD adalah dirinya bisa mencoba seluruh pemain termasuk pemain seleksi untuk merasakan atmosfer pertandingan.

"Saat melawan Gresik United, panitia pertandingan hanya mengizinkan lima pergantian pemain, melawan Madura United, pergantian pemain bebas dan ini juga kesempatan bagi pemain untuk merasakan kompetisi di tengah tekanan pendukung," tutupnya.

Sementara itu, pelatih Madura United, Mustaqim mengaku tampil tanpa beban melawan tuan rumah. Malahan, dirinya merasa senang mendapatkan kesempatan berujicoba melawan Arema ISL. Menurutnya tim berjuluk Singo Edan itu ibarat miniatur timnas Indonesia.

"Selama ini kami hanya melakukan ujicoba melawan tim lokal dari Madura dan Surabaya, melawan Arema akan menjadi sangat istimewa karena kami punya kesempatan mengukur diri dengan tim kuat di ISL, ibaratnya kami sekarang lagi berguru kepada Arema," kata Mustaqim.

Hasil melawan Arema akan dia gunakan untuk menentukan kerangka pemain ke depan. Sebab ketika melawan tim lokal, dirinya tidak bisa mendeteksi kekuatan tim sesungguhnya karene level lawan sudah berbeda. (gk-48)



Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait