thumbnail Halo,

Rudy menyatakan, lebih baik Persis mengadakan kompetisi internal.

Konflik PSSI dan dualisme kompetisi yang sepertinya tak terselesaikan membuat klub anggota gerah. Saking kesalnya, Persis Solo sampai mengancam mundur dari kompetisi. Ancaman itu disampaikan mantan ketua umum Persis FX Hadi 'Rudy' Rudyatmo.

Rudy terang-terangan mengaku kecewa dengan kedua kubu yang bertikai, baik PSSI maupun KPSI. Menurutnya, kedua belah pihak seperti tidak memiliki keinginan menyelesaikan konflik. Bahkan, PSSI dan KPSI sama-sama ingin menggelar kongres. Meski akhirnya KPSI menunda kongres yang sudah dirancangnya.

"Kalau begitu terus-menerus, lebih baik Persis mundur dari kompetisi. Lebih baik kami mengadakan kompetisi internal," jelas Rudy.

Wali Kota Surakarta itu menambahkan konflik dualisme PSSI dan kompetisi memberi efek buruk bagi perkembangan sepakbola nasional. Persis pun ikut merasakan getahnya sehingga ada dua klub yang bermain di dua liga yang berbeda, Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) dan Persis versi PT Liga Indonesia (LI).

"Bahkan konflik kedua Persis sepertinya memanas. Kalau seperti ini musim depan tidak perlu berkompetisi. Lebih baik kami fokus mempersiapkan tim Porprov saja," kata Rudy yang siap menjadi mediator dalam unifikasi Persis. Dirinya diharapkan menjadi penengah untuk menyelesaikan dualisme Persis.

"Jangan ada yang mengklaim Persis ikut kompetisi LI atau LPI. Persis milik 26 klub internal, jadi keputusannya menunggu terbentuk pengurus baru dari hasil muscab," ungkapnya. (gk-51)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait