thumbnail Halo,

Boakay beralasan letih dan takut cedera jika dipaksakan bermain.

Nasib berbeda dialami dua pemain asing yang dinyatakan akan dikontrak oleh Sriwijaya FC. Jika pemain belakang asal Timor Leste Diogo Santos Rangel akan segera melakukan penandatangan kontrak, maka tidak demikian dengan pemain asal Liberia, Eddy Foday Boakay. Lantaran menolak diturunkan dalam turnamen Celebes Cup, maka Boakay terancam dicoret.
 
Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin mengatakan, Sriwijaya FC ingin melihat kemampuan Boakay terlebih dahulu dalam laga Celebes Cup, sebelum dikontrak. Namun manajemen sangat kecewa ketika Boakay menolak untuk diturunkan, baik saat menghadapi Barito Putra maupun ketika menantang Persib Bandung.
 
“Dengan tidak tampilnya Boakay dalam Celebes Cup, kita tidak bisa mengetahui kemampuannya saat ini. Kita hanya ada referensi saat dia memperkuat Persiwa dan itu sudah lama. Jelas kita sangat kecewa dengan sikap Boakay yang terlalu berlebihan. Kalau saya secara pribadi ingin Boakay dicoret, namun keputusan baru kita ambil setelah berkoordinasi dengan manajemen  dan tim pelatih,” ujar Hendri kepada GOAL.com Indonesia, Selasa (06/11).
 
Ditegaskan Hendri, kedatangan Boakay ke Palembang untuk mengikuti seleksi, bukan langsung dikontrak, namun kenyataannya pemain yang akan mengenakan nomor punggung 11 tersebut meminta dikontrak terlebih dahulu, baru bersedia tampil di Celebes Cup.
.
Diceritakan Hendri, manajemen dan pelatih sudah meminta Boakay untuk tampil menghadapi Barito, namun dengan alasan capek, Boakay menolak tampil full dan hanya bersedia tampil 15 menit. Begitupun saat Boakay diminta tampil menghadapi Persib Bandung, Boakay juga menolak tampil dengan alasan yang sama.
 
“Dari sikap Boakay ini, sudah jelas Boakay tidak punya keseriusan dan keinginan  bergabung dengan Sriwijaya FC. Sejak awal musim ini, Manajemen memastikan hanya akan mengontrak pemain yang mau bekerja keras dan mengikuti aturan dari Sriwijaya FC. Karena itulah, daripada jadi beban dan mempengaruhi tim, lebih baik dibatalkan saja. Kita akan cari pemain lain sebagai alternatif pengganti,” kata Hendri.
 
Pelatih kepala Sriwijaya FC Kas Hartadi mendukung penuh langkah yang diambil manajemen jika akhirnya mencoret Boakay. Dalam penilaiannya, Boakay adalah  pemain yang bagus, tetapi dirinya tidak ingin terlalu menggantungkan harapan, jika Boakay tidak serius membela Sriwijaya FC.

“Tidak masalah jika Boakay dicoret, soalnya baru bergabung dan baru latihan beberapa kali. Nanti pasti ada pemain yang cocok dengan kualitas lebih baik dari Boakay ,” kata pelatih asal Solo ini.
 
Sementara itu Boakay membenarkan kalau dirinya menolak tampil di Celebes Cup. Namun penolakan Boakay bukan tanpa alasan, karena dirinya masih capek dan takut cedera kalau memaksakan tampil di Celebes Cup.
 
“Saya baru datang dari Afrika dan baru mengikuti latihan beberapa kali dengan Sriwijaya FC. Saya takut cedera kalau ikut bermain, karena itulah saya menolak diturunkan ” ujarnya.

Boakay juga mengatakan , untuk mengetahui kemampuannya, seharusnya Sriwijaya FC tidak perlu melihatnya bermain di Celebes Cup, namun bisa dilihat saat dirinya memperkuat Persiwa Wamena musim lalu.
 
“Sriwijaya FC seharusnya bisa menilai kemampuan saya  selama memperkuat Persiwa Wamena, jadi tidak perlu harus melewati proses seleksi. Kalau saya belum dikontrak, dan mengalami cedera, tentu akan sangat merugikan. Tetapi kalau sudah dikontrak, tidak masalah bagi saya untuk bermain,” katanya.

Boakay mengaku pasrah dengan keputusan yang akan diberikan manajemen Sriwijaya FC. Sambil  menunggu perkembangan, Boakay mengatakan akan berada di Jakarta untuk sementara waktu (gk-42)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait