thumbnail Halo,

Lima bulan nilainya capai Rp700 juta.

Teka-teki kepindahan Miroslav Janu  dari Persela Lamongan ke Persebaya DU mulai terkuak. Mantan pelatih Arema Malang ini ternyata belum dibayar selama lima bulan terakhir. Total Persela nunggak gaji ke Janu sekitar Rp700 juta. 

Janu ketika ditemui wartawan usai memimpin seleksi di Gelora 10 Nopember, Kamis (25/10) mengaku, hingga saat ini haknya di Persela belum terbayar selama lima bulan. "Lamongan minta saya balik ke sana, tapi mereka tidak mau bayar gaji saya," tutur Janu.

Janu menambahkan, dirinya sudah berulang kali menghubungi pengurus untuk meminta kejelasan mengenai gajinya. Namun upayanya selalu menemui jalan buntu. Setiap kali ia menghubungi pengurus, tidak pernah diangkat. "Mereka tidak mau angka handphone. Tidak mau komunikasi. Mereka bohong di koran, mereka bohong ke La Mania," lanjutnya.


Pelatih asal Republik Ceko ini menambahkan, selain haknya yang belum terbayar, Persela juga masih menunggak gaji pemain. Kabarnya, punggawa Laskar Joko Tingkir belum mendapatkan gaji selama kurang lebih tiga bulan.

Justru Janu heran, ketika gajinya plus beberapa haknya selama lebih dari Rp 700 juta belum cair, justru Persela sudah memperkenalkan Gomes sebagai pelatih anyar. Gomes sebelumnya melatih salah satu tim Indonesia Super League asal Papua, Persiwa.

"Itulah Indonesia, dia belum bayar saya, dia sudah ada pelatih baru. Dia belum bayar pemain, sudah mau cari pemain baru," papar pria yang pernah membesut PSM Makassar ini. (gk-31)



Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait