thumbnail Halo,

Di bawah manajemen baru, tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu memilih bermigrasi ke ISL.

Persijap Jepara kemungkinan tidak akan melepas pemainnya bila dipanggil tim nasional versi PSSI Djohar Arifin Husin. Penolakan Persijap melepas pemainnya sekaligus merupakan bentuk perlawanan dari klub-klub yang bermain di Indonesian Super League (ISL).

Musim lalu, Persijap memang berkompetisi di Indonesian Premier League (IPL). Namun di bawah manajemen baru, tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu memilih bermigrasi ke ISL. Karena sudah diterima oleh PT LI, Persijap pun menolak melepas pemainnya untuk timnas dari PSSI Djohar Arifin.

Persijap sendiri merekrut striker timnas U-23 Agung Supriyanto. Perekrutan eks penyerang PPSM KN ini diharapkan mempertajam lini depan Persijap. Rencananya, Agung diduetkan dengan Gaston Castano. Pembelian Agung menjadi prioritas Persijap karena dia merupakan produk asli Jepara.

"Kami bangga bila pemain Persijap dipanggil timnas. Jangankan satu, bila perlu 11 pemain Persijap masuk tim Merah Putih. Yang jadi masalah, saat ini ada dua timnas. Kekisruhan yang terjadi membuat  klub dalam posisi dilematis. Lebih baik untuk saat itu, pemain kami fokus di klub lebih dulu,” ujar GM Persijap, Chaerul Mushonnif.

"Lagipula, kini Persijap berkompetisi di ISL. Tentu tidak bila kami melepas pemain ke timnas yang lain. Hanya, kami berharap ada satu timnas saja. Dengan demikian, kami siap melepas pemain untuk timnas," tambahnya.

Saat timnas U-23 menjalani pelatnas di Solo dan kemudian tampil di Batik Cup, Agung memang tidak nongol. Namun asisten pelatih Widodo C. Putro menyatakan Agung belum bisa bergabung karena tampil di turnamen antarTNI.

Terkait dengan kepindahan ke ISL, Persijap sesungguhnya diminta untuk kembali ke IPL. Bahkan CEO PT LPIS Widjajanto merasa perlu datang ke Jepara dan merayu Persijap agar membatalkan keinginan pindah ke ISL. Namun, tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh Persijap.

"Terlambat sudah bila mereka menginginkan Persijap kembali ke IPL. PT LPIS atau PSSI seharusnya sudah jauh-jauh hari mengantisipasi bila ada klubnya yang hengkang. Namun, saat itu kami seperti dibiarkan saja. Padahal, Persijap sudah gencar diberitakan ingin pindah ke ISL. Tapi tidak ada yang menanggapinya. Mereka seperti melakukan pembiaran," kata Adjie Darmana, Direktur Operasional Persijap. (gk-49).


Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait