thumbnail Halo,

Delapan pemain sudah dikondisikan menjalani latihan intensif di Stadion Letjend H Soedirman.

Mengenai kabar tentang bakal berlabuhnya Raja Isa ke skuat Persibo Bojonegoro dengan membawa delapan pemain Papua, ditanggapi oleh manajer tim berjuluk Laskar Angling Dharma, Nur Yahya.

Yayak-sapaan akrab dari Nur Yahya menjelaskan, bila pihaknya mempersilahkan kemungkinan tersebut. Namun, ia dan jajaran pengurus serta manajemen Persibo lainnya tetap akan memprioritaskan pemain lokal alias pemain asli Bojonegoro. Itu pun melalui proses perekrutan standar, dengan mengacu pada hasil seleksi nantinya. 

"Meskipun ada rekomendasi delapan pemain dari Raja Isa, kita tetap memprioritaskan pemain lokal yang kita miliki," ungkap Yayak kepada GOAL.com Indonesia.

Menurut Yayak, Raja Isa sendiri tetap menyerahkan sepenuhnya proses perekrutan kepada manajemen Persibo, apakah pemain yang direkomendasikan itu layak dipakai atau tidak nantinya. Namun yang pasti, Raja Isa memberikan paparan kepada manajemen, jika kemampuan delapan pemain itu sudah tidak diragukan lagi.

"Semua (delapan pemain Papua, red) yang dibawa Raja Isa itu bagus, karena mantan anak asuhnya sendiri," terang Yayak.

Untuk delapan pemain asal Papua tersebut, rincian posisinya ada yang bakal menempati pos pertahanan, striker dan gelandang serang. Bahkan, dua di antaranya berlabel pemain Timnas U-23 tahun lalu.
Sementara itu, Persibo saat ini masih memiliki delapan pemain lokal. Mereka adalah Aris Tuansyah, Samsul Arif, Happy Kurniawan, Angger, Bijahil Chalwa, Wahyu Teguh, Sigit Budi dan Didik Bagus. Mereka pun kini masih terlihat antusias dalam menunggu kontrak dari manajemen Persibo.

Delapan pemain tersebut, saat ini sudah dikondisikan menjalani latihan intensif di Stadion Letjend H Soedirman. "Iya, memang mereka kini tetap melakukan latihan, agar kualitas permainannya tidak menurun. Jangan sampai Raja Isa ke sini (Persibo, red) kondisi pemain drop," jelasnya.

Sebelumnya, para pemain lokal Persibo tersebut sudah berikrar dan mengaku akan berusaha membesarkan nama Laskar Angling Dharma dalam persepakbolaan nasional. Didik Bagus, misalnya, mengaku ingin membesarkan Klub kebanggaan Boromania tersebut, lantaran ia merasa putra daerah asli Bojonegoro.

“Saya masih kepengen tetap main di Bojonegoro. Buat saya klub mana saja itu sama," tutur Didik.
Ia juga mengaku, dirinya dan teman-teman lainnya yang mengucapkan hal itu, bukan karena sampai saat ini ‘sepi peminat’. Ia mengatakan, sampai saat ini dirinya telah mendapat tawaran untuk bergabung dari PSIS Semarang dan Persiku Kudus, yang berlaga di pentas Divisi utama Indonesia Primer League (IPL). Sebuah tawaran yang menjanjikan penampilan Didik bakal lebih banyak, ketimbang tetap memperkuat Persibo.

Tak hanya Didik, namun para pemain muda lainnya seperti Happy juga mendapat tawaran yang sama. Ia mendapat tawaran bergabung dari empat klub, yakni Persepar Palangkaraya (Kalimantan Tengah), Persiraja Banda Aceh, PSS Sleman, dan klub promosi IPL, Perseman Manokwari.

Wahyu Teguh bahkan jauh mentereng, sebab ia mendapat tawaran dari tim Arema yang berlaga di pentas Indonesia Super League (ISL). Sementara Bijahil Chalwa mendapat tawaran dari PS Bangka Provinsi Bangka Belitung dan Persikab Kabupaten Bandung,  yang tergabung di Divisi Utama IPL. (gk-43)

Terkait