thumbnail Halo,

Todung belum mau memberikan penjelasan mengenai rumor tentang dirinya mundur dari JC.

GOAL.com Indonesia   OLEH
DONNY AFRONI

Ketua joint committee (JC) Todung Mulya Lubis dikabarkan bakal mundur dari jabatannya pada akhir bulan ini menyusul makin meruncingnya konflik antara kubu Djohar Arifin Husein dan La Nyalla Mattalitti.

Rumor yang beredar menyebutkan, posisi Todung makin terdesat berkaitan dengan perbedaan pendapat mengenai pengelolaan tim nasional. Kubu PSSI Djohar Arifin Husein dan pihak PSSI-KLB La Nyalla mempunyai pandangan berbeda mengenai hasil rapat JC di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu.

PSSI pimpinan Djohar bersikeras tim nasional bersikeras di bawah yuridiksi mereka. Di lain sisi, PSSI-KLB pimpinan La Nyalla Mattalitti menyatakan, pengelolaan tim nasional akan diambil alih JC untuk diharmonisasi bila terjadi perselisihan sesuai dengan hasil rapat JC bersama taskforce AFC di Kuala Lumpur.

Situasi makin sulit setelah Semen Padang yang akan berkompetisi di Indonesia Super League (ISL) pada musim ini mengancam akan menarik para pemainnya dari timnas senior besutan Nil Maizar bila pengelolaan tim tidak diambil alih JC.

Saat dikonfirmasi, todung tidak memberikan penjelasan konkret. Ia hanya mengatakan belum mau memberikan komentar mengenai rumor itu.

“Bilang saja saya sedang sibuk belakangan ini,” kata Todung yang sebelumnya sempat terdiam saat ditanya seperti dilansir suratkabar Pikiran Rakyat.

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait