thumbnail Halo,

JF. Tiago menyatakan timnya memiliki kemampuan yang merata di semua lini.

Pengamat sepakbola, Marthin Rumere, menilai Persipura, sejak 2006 hingga sekarang, tak pernah turun dari posisi teratas. Bahkan, usai menang pada musim 2005/06, mereka tetap berada di posisi runner-up. Mereka bisa kembali menang pada musim 2008/09 dan 2010/11.

“Ini artinya kalau tim Mutiara Hitam selalu bercokol di papan atas, meski selalu mengandalkan pemain lokal plus beberapa pemain pilar asing, seperti Bio Pauline dan Zah Rahan,” kata Rumere kepada kepada GOAL.com Indonesia, Rabu (10/10).

Dia menambahkan, meski Boaz Solossa dan kawan-kawan gagal meraih juara pada musim 2011/12, mereka tetapi berprestasi dan tetap berada di papan atas sepakbola di Indonesia.

Pelatih Persipura Jacksen F. Tiago menilai skuatnya tetap menjadi tim yang memiliki barisan pemain paling stabil di semua lini. Dia menilai timnya termasuk yang paling stabil dari segi komposisi pemain karena mereka semua punya kualitas individu yang merata, baik di depan, tengah, maupun belakang.

JF. Tiago menambahkan, Persipura bermain bukan karena memiliki kualitas individu yang kuat, tetapi juga selalu bermain secara tim.

Menurutnya, gelar juara Liga Indonesia 2005, LSI 2008/09 dan 2010/11 menjadi bukti kekuatan tim Mutiara Hitam.

"Komposisipemain tim ini merata. Tidak ada celah. Semua lini sangat bagus dankita punya pilihan pemain lebih dari satu," katanya. (gk-34)

Ikuti perkembangan terkini sepakbola nasional di GOAL.com Indonesia. Dapatkan semua berita sepakbola Indonesia serta informasi terbaru timnas, klub-klub IPL, ISL, dan Divisi Utama, dengan jadwal, hasil, dan klasemen semua kompetisi di Indonesia.

Terkait